Nusawarta.id, Banjarbaru – H. Sahrujani secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi SP2D Online, Jumat (13/2/2026), di Grand Qin Ballroom, Banjarbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam mempercepat transformasi digital pengelolaan keuangan daerah.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten HSU melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara bekerja sama dengan Bank Kalsel. Hadir dalam kegiatan itu Kepala BPKAD HSU, Mukhtar Kusuma Atmaja, serta Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, bersama para kepala perangkat daerah, pejabat penatausahaan keuangan, bendahara, dan operator keuangan SKPD di lingkungan Pemkab HSU.
Dalam sambutannya, Bupati H. Sahrujani menegaskan bahwa penerapan ETPD dan SP2D Online merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan internal serta meminimalkan potensi kesalahan dalam pengelolaan anggaran.
Baca Juga : HSU Borong Dua Penghargaan Keuangan Daerah, Terbaik I Penyerapan TKD se-Kalsel 2025
“Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga memperkuat pengawasan, meminimalkan potensi kesalahan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.
Kepala BPKAD HSU, Mukhtar Kusuma Atmaja, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam mengimplementasikan transaksi non-tunai serta SP2D Online secara optimal. Ia menekankan pentingnya keseragaman persepsi dan pemahaman teknis agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus mendukung Pemkab HSU dalam penerapan sistem keuangan daerah berbasis digital. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi kunci dalam menciptakan sistem transaksi yang aman, cepat, serta terintegrasi.
Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi aplikasi Pena Sajiwa di Kabupaten HSU sebagai instrumen pendukung peningkatan efektivitas pelayanan dan integrasi sistem pemerintahan berbasis digital. Melalui sinergi tersebut, diharapkan pengelolaan keuangan daerah semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan.
Baca Juga : 3.426 Warga HSU Dicoret dari PBI JK, DPRD Desak Jaminan Layanan Kesehatan Tak Terganggu
Dengan terselenggaranya sosialisasi dan bimtek ini, seluruh peserta diharapkan mampu memahami kebijakan ETPD dan teknis pelaksanaan SP2D Online secara menyeluruh, sehingga implementasinya dapat berjalan konsisten di masing-masing perangkat daerah.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara optimistis, transformasi digital yang terencana dan berkelanjutan akan memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.












