Nusawarta.id, Batulicin – Turnamen Futsal Kemerdekaan Cup 2025 sukses digelar selama tiga hari, dari 22 hingga 24 Agustus 2025, di Tamara Sport Center, Batulicin. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi ajang yang membangkitkan semangat persaudaraan serta cinta tanah air di kalangan generasi muda Tanah Bumbu.
Penutupan turnamen berlangsung meriah pada Minggu (24/8/2025) malam. Acara secara resmi ditutup oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas semangat kompetitif dan sportivitas tinggi yang ditunjukkan seluruh peserta.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melihat potensi besar yang dimiliki anak-anak muda, khususnya di bidang olahraga. Melalui Disporabudpar, kami akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.
Turnamen yang melibatkan 57 tim futsal dari berbagai wilayah di Tanah Bumbu ini menjadi wadah unjuk bakat bagi ratusan atlet muda. Kompetisi terbagi dalam beberapa kategori penghargaan, termasuk Juara 1 (Champion), Runner-up, dan Juara 3. Selain itu, penghargaan individu juga diberikan kepada pemain terbaik (Best Player), pencetak gol terbanyak (Top Scorer), dan pertandingan eksibisi terbaik (Match Exhibition).
Momen paling dinanti terjadi di laga final, yang mempertemukan dua tim unggulan: ANDIFA A dan RBJ x RBP A. Pertandingan berlangsung dramatis dan penuh tensi sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim tampil impresif dengan serangan cepat dan pertahanan disiplin, memikat perhatian ratusan penonton yang memadati tribun Tamara Sport Center.
Namun di babak kedua, RBJ x RBP A menunjukkan dominasi permainan dan berhasil mencetak keunggulan meyakinkan. Mereka mengunci kemenangan dengan skor akhir 6–2, menjadikan mereka Juara Turnamen Futsal Kemerdekaan Cup 2025.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga momentum memperkuat tali persaudaraan antar-pemuda, mempertegas semangat juang generasi penerus, dan menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan untuk membangun Tanah Bumbu yang sehat, solid, dan penuh semangat kebersamaan. (Ma/Red).












