Musrenbang RPJMD Balangan 2025–2029 Digelar, Bahas Strategi Pembangunan Daerah

  • Bagikan
Musrenbang RPJMD Balangan digelar
Suasana pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kabupaten Balangan Tahun 2025–2029 yang berlangsung di Kantor Bapperida Kabupaten Balangan, Senin (28/04/2025).

Nusawarta.id, Balangan Suasana Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan pada Senin (28/04/2025) tampak berbeda. Suara semangat membangun daerah menggema dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan Tahun 2025–2029.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Hj. Lindawati, S.Sos mengungkapkan bahwa kegiatan Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menjaring aspirasi dan membangun sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, hingga pihak swasta. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk merumuskan arah pembangunan yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Balangan.

“Diperlukan sinergitas antara pemerintah, DPRD, perusahaan, dan masyarakat untuk menyusun RPJMD yang mampu menjawab tantangan pembangunan secara harmonis,” tegas Lindawati.

Senada dengan itu, Bupati Balangan H. Abdul Hadi, A.Ag., M.I.Kom mengungkapkan perlunya pembentukan panitia khusus antara DPRD dan pemerintah daerah guna membahas rancangan awal RPJMD.

“Melalui pembahasan mendalam ini, kita harapkan lahir kesepakatan bersama yang mencerminkan visi-misi dan arah kebijakan yang realistis dan terukur,” ujar Bupati Balangan.

Baca Juga  Band Radja Guncang Panggung Balangan Expo 2025, Warga Tumpah Ruah Bernostalgia

Pemaparan arah kebijakan pembangunan provinsi disampaikan oleh Plt. Kabid PPEPD Bappera Provinsi Kalsel, Thedorik Rizal Manik. Ia menyoroti beberapa tantangan strategis di Balangan seperti rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,83 yang masih di bawah rata-rata nasional, serta rata-rata lama sekolah yang hanya mencapai 8,13 tahun. Tak hanya itu, angka kemiskinan dan ketimpangan sosial juga menjadi catatan penting. (Ras/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *