Nusawarta.id, Tanah Bumbu – Kondisi lampu lalu lintas yang tidak berfungsi selama empat hari di perempatan Jalan Lingkar Km 06, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, menjadi perhatian serius masyarakat. Tak hanya menimbulkan keresahan, situasi ini juga dianggap berbahaya bagi pengendara dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Khollil Alydrus, menyampaikan keprihatinannya dalam rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, Senin (14/4/2025). Ia menuturkan bahwa dirinya bahkan telah tiga kali turun langsung membantu korban kecelakaan di lokasi tersebut.
“Saya sudah turun langsung membantu korban. Ini bukan sekadar kerusakan teknis, ini menyangkut nyawa warga. Harus ada tindakan cepat dan solusi jangka panjang,” tegasnya.
Said pun mengapresiasi respons cepat Dinas Perhubungan Tanah Bumbu yang telah melaporkan kerusakan tersebut ke Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Namun, ia menilai bahwa proses perbaikan yang tergantung pada provinsi menjadi kendala tersendiri.
Sebagai solusi, ia mengusulkan agar lampu lalu lintas di lokasi itu dihibahkan menjadi aset milik daerah. Dengan status kepemilikan yang jelas, perbaikan bisa dilakukan langsung oleh pemerintah kabupaten tanpa harus menunggu arahan dari provinsi.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, Dwi Dibyo Raharjo, menyambut baik masukan DPRD. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim laporan resmi dan kini tengah menunggu tindak lanjut dari provinsi. Ia juga menegaskan kesiapan Dishub untuk bersinergi dengan semua pihak demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Sementara menunggu perbaikan dilakukan, Said Ismail mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi perempatan tersebut. Ia berharap Pemkab Tanah Bumbu dan provinsi segera mengambil langkah konkret agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
“Kita tidak ingin korban terus berjatuhan hanya karena masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat. Keselamatan warga harus jadi prioritas,” ujarnya. (Ma/Red)












