Dinas LHP HST Gelar Sosialisasi Penerangan Jalan Demi Tingkatkan Keamanan Lalu Lintas

  • Bagikan
Dinas LHK HST Gelar Sosialisasi Penerangan Jalan
Dinas LHK HST Gelar Sosialisasi Penerangan Jalan. (Foto: Zak/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, BarabaiDalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keamanan warga, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (LHP) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar sosialisasi terkait rencana pemasangan penerangan jalan umum, Senin (16/6/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas LHP HST, Jalan Telaga Sungai Tabuk, Mandingin, Barabai, Kalimantan Selatan. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala DLHP HST, H. Mursyidi, didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas DLHP, Mahlan, serta para lurah dan pembakal dari sejumlah desa di wilayah Barabai dan sekitarnya.

Adapun perwakilan desa yang hadir antara lain berasal dari Bukat, Pajukungan, Pelajau, Matang Ginalun, Hulu Rasau, Banua Budi, Banua Binjai, Banua Jingah, Bakapas, Mandingin, dan Kapar.

Baca Juga Wamen Viva Yoga Optimis Penuntasan Sertipikat Tanah Transmigran Bisa Tuntas di Era Pemerintahan Prabowo

Dalam pemaparannya, Mahlan menyampaikan bahwa masih banyak ruas jalan di wilayah Hulu Sungai Tengah yang gelap dan membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

“Keluhan masyarakat cukup banyak terkait minimnya penerangan. Oleh karena itu, kita rencanakan pemasangan sebanyak 150 tiang lampu untuk titik-titik rawan di ruas jalan utama,” ujar Mahlan.

Proyek ini direncanakan akan dimulai pada bulan Agustus 2025, dengan jalur pemasangan dimulai dari Ujung Walangsi hingga ke Kapar. Jalur tersebut dipilih berdasarkan tingkat kebutuhan penerangan serta tingginya risiko kecelakaan dan kriminalitas seperti begal di wilayah yang gelap.

Baca Juga DPRD Balangan Gelar Rapat Paripurna, Beri Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2024

Namun, Mahlan menegaskan bahwa pemasangan tidak akan dilakukan secara sembarangan. Koordinasi dengan masyarakat menjadi hal krusial guna menghindari konflik sosial terkait lokasi pemasangan.

Tiap Tiang Butuh Dana Rp3 Juta

Setiap tiang penerangan jalan membutuhkan anggaran sekitar Rp3.000.000. Jumlah tersebut sudah mencakup tiang, lampu, instalasi, hingga peralatan pendukung lainnya.

Selain soal pendanaan, sejumlah tantangan lain juga turut menjadi perhatian, seperti medan yang sulit dijangkau, cuaca yang tidak menentu, hingga kemungkinan hambatan teknis dan logistik saat pengerjaan.

Baca Juga Pemkab HST Resmi Melepas 329 Jamaah Haji ke Tanah Suci

“Kami minta dukungan semua pihak. Setelah terpasang, lampu jalan ini harus dijaga bersama. Ini aset negara yang harus dirawat agar tidak rusak atau menjadi korban vandalisme,” tambah Mahlan.

Baca Juga  Kapolres HST Pimpin Sertijab Kasat Intelkam dan Tiga Kapolsek Jajaran

Proyek ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab HST dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta mencegah aksi kejahatan malam hari. Minimnya penerangan di jalur tol Barabai, yang selama ini menjadi titik rawan, menjadi salah satu alasan utama percepatan program tersebut.

DLHP HST berharap proyek ini tak hanya menciptakan jalan yang terang, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk aktif menjaga fasilitas umum. (Zak/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *