Diskominfosp Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Jurnalistik, Perkuat Informasi Publik yang Akurat 

  • Bagikan
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyerahkan cenderamata kepada narasumber usai membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Diskominfosp Tanah Bumbu, Senin (25/8/2025). (Foto: Mc Tanbu/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batulicin Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfosp) menggelar Aksi Pelatihan Jurnalistik pada Senin (25/8/2025), bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati, Batulicin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang komunikasi publik, sekaligus mendorong tata kelola informasi yang akuntabel dan adaptif.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai instansi dan lembaga, dengan tujuan membekali mereka keterampilan jurnalistik dasar hingga teknik penyampaian informasi publik secara profesional, berimbang, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas. Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas diseminasi informasi di lingkungan pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas informasi publik yang lebih akurat, bermanfaat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Eryanto Rais.

Baca Juga 141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo

Kepala Dinas Kominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menegaskan bahwa pelatihan ini sejalan dengan Visi Pemkab Tanah Bumbu 2025–2030, yaitu menciptakan SDM yang unggul dan mendorong tata kelola pemerintahan yang melayani serta akuntabel. Ia juga mengingatkan pentingnya etika jurnalistik dalam pengelolaan informasi, khususnya di era digital saat arus informasi begitu cepat dan mudah tersebar di berbagai platform, termasuk media sosial.

Suasana Pelatihan Jurnalistik yang diikuti oleh peserta dari berbagai instansi, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas SDM di bidang komunikasi publik.

Menurutnya, peserta pelatihan memiliki tanggung jawab strategis sebagai garda terdepan dalam membentuk citra pemerintah yang informatif dan transparan. Oleh karena itu, penyampaian informasi harus selalu mengacu pada prinsip kebenaran, keakuratan, dan keberimbangan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), serta Pedoman Etika Jurnalistik dari Dewan Pers.

Baca Juga  DPMPTSP Tanah Bumbu Jemput Bola Perizinan di Satui

Selain itu, dalam konteks penggunaan media sosial, Al Husain mengajak peserta untuk berinovasi dalam menyampaikan pesan dan konten yang kreatif namun tetap berpedoman pada etika komunikasi publik. Penyebaran informasi, meski bersifat ringan dan interaktif, harus tetap memperhatikan dampaknya terhadap pemahaman masyarakat dan citra instansi pemerintahan.

Aksi Pelatihan Jurnalistik yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Agustus 2025 ini menghadirkan narasumber profesional dari Kompas.com, yakni Manager Content Marketing Luthi Kurniawan dan Assistant Manager Content Marketing Yohanes Enggar. Keduanya membagikan materi seputar teknik penulisan berita, strategi komunikasi digital, hingga cara membangun kepercayaan publik melalui media daring.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pemerintah daerah semakin mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat, terbuka, dan mencerdaskan, sekaligus menjadi contoh praktik komunikasi publik yang bertanggung jawab di era transformasi digital. (Ma/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *