Nusawarta.id, Kandangan – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi dan Kesiapsiagaan Bencana Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna melindungi masyarakat dari potensi bencana hidrometeorologi.
Rapat digelar pada Rabu, 10 Desember 2025, di Aula Ramu Setda Kab. HSS dan dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSS, H. Zulkipli, S.Sos., M.AP., mewakili Bupati Hulu Sungai Selatan. Dalam arahannya, Zulkipli menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana yang berpotensi meningkat selama musim hujan.
Penyelenggaraan rapat ini merujuk pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Selatan, yang memprediksi awal musim hujan akan terjadi pada minggu ketiga Oktober 2025. Meski puncak musim hujan telah berlalu, intensitas hujan diperkirakan masih cukup tinggi sehingga tetap diperlukan langkah antisipasi secara berkelanjutan.
Rakor dihadiri unsur Forkopimda—termasuk perwakilan Kodim dan Polres—kepala perangkat daerah terkait, para camat atau perwakilannya, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan. Kehadiran lintas sektor ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di Kabupaten HSS.
Dalam rapat tersebut, para peserta menyepakati bahwa pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan organisasi masyarakat siap bergerak secara terpadu dalam penanganan bencana. Kesiapan tersebut mencakup ketersediaan sumber daya manusia, peralatan lapangan, serta dukungan logistik untuk memastikan respons cepat ketika bencana terjadi.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan, terutama dalam mengurangi risiko banjir akibat tersumbatnya saluran air. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi bagian penting dari mitigasi bencana di tingkat lokal.
Selain itu, perangkat daerah terkait diminta tetap siaga dan memastikan seluruh peralatan kebencanaan dalam kondisi siap digunakan. Koordinasi antardinas juga diharapkan semakin solid sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab HSS berharap kesiapsiagaan seluruh unsur dapat semakin optimal dalam menghadapi dinamika cuaca di musim penghujan. Pemerintah berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat serta meminimalkan potensi kerugian akibat bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.












