Wakil Bupati HSS Tinjau Kampung Haruan Desa Asam, Dorong Optimalisasi Potensi Perikanan Lokal

  • Bagikan
Kampung Haruan yang berlokasi di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya. (Foto: Diskominfo HSS/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus berupaya mengoptimalkan potensi lokal sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi daerah sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan peninjauan langsung ke Kampung Haruan yang berlokasi di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (07/01).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani, S.Sos., M.AP, didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS Hj. Lutfiana, SP., MP, Kepala Desa Asam, serta jajaran staf Bidang Perikanan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus potensi perikanan air tawar, khususnya ikan haruan, yang menjadi komoditas unggulan desa setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati HSS H. Suriani menyampaikan bahwa Kampung Haruan di Desa Asam memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, ikan haruan dan jenis ikan air tawar lainnya tidak hanya memiliki nilai ekonomis tinggi, tetapi juga manfaat kesehatan yang besar bagi masyarakat.

“Hari ini kami bersama Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan, Kepala Desa Asam, serta staf Bidang Perikanan meninjau langsung keberadaan Kampung Haruan. Kami melihat potensi besar ikan haruan dan ikan air tawar lainnya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan hasil perikanan daerah,” ungkap Wakil Bupati.

Baca Juga : Ranperda RPPLH 2025–2055 Disetujui, Pemkab HSS Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mengelola serta meningkatkan produksi perikanan. Ia berharap Desa Asam dapat terus mengembangkan potensi yang ada agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.

“Kami mendorong pemerintah desa, khususnya Desa Asam, agar terus meningkatkan produksi ikan. Dengan sinergi yang baik, potensi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui konsumsi ikan,” tambahnya.

Baca Juga  Pemkab HSS Gelar Bimtek Peningkatan Kompetensi PA dan KPA, Fokus Perkuat Penilaian Kinerja Penyedia dan Evaluasi Pengadaan 2025

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS Hj. Lutfiana menjelaskan bahwa Desa Asam telah resmi dicanangkan sebagai Desa Kampung Haruan sejak tahun 2021. Pencanangan tersebut dilakukan sebagai upaya pengembangan ikan haruan yang dikenal memiliki kandungan Albumen tinggi dan berkhasiat bagi kesehatan.

“Desa Asam memang telah dicanangkan sebagai Kampung Haruan sejak tahun 2021. Potensi ini sangat besar, tidak hanya untuk produksi ikan konsumsi, tetapi juga untuk pengembangan produk kesehatan berbasis Albumen. Hari ini kami mendampingi Bapak Wakil Bupati untuk melihat langsung keberadaan dan perkembangannya,” jelasnya.

Ia juga berharap ke depan potensi Kampung Haruan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, baik dari sisi produksi perikanan maupun pengolahan hasilnya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Kampung Haruan akan dikembangkan menjadi desa wisata tematik berbasis perikanan.

Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati HSS Ikuti Panen Raya Nasional, Dukung Penguatan Swasembada Pangan

“Mudahan-mudahan potensi ini dapat terus dikembangkan dan bisa memproduksi Albumen sebagai pemenuhan konsumsi ikan bagi masyarakat. Ke depan, Kampung Haruan ini juga berpeluang menjadi desa wisata tematik yang mampu menarik minat masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Desa Asam,” pungkasnya.

Dengan adanya dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten HSS, diharapkan Kampung Haruan Desa Asam mampu menjadi contoh pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *