Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru keagamaan. Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyalurkan insentif kepada para guru ngaji dan guru majelis taklim sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina akhlak dan karakter masyarakat.
Penyerahan insentif tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan keagamaan yang selama ini berperan penting dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Tanah Bumbu.
Bupati Andi Rudi Latif mengatakan, guru ngaji dan guru majelis taklim memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatian pemerintah daerah terhadap peran strategis para guru keagamaan dalam membina akhlak dan membentuk karakter masyarakat,” ujar Andi Rudi Latif di Batulicin, Senin.
Menurut Bupati, keberadaan guru ngaji dan majelis taklim tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar agama, tetapi juga menjadi ruang pembinaan moral dan sosial bagi masyarakat. Melalui bimbingan yang mereka berikan, nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebersamaan dapat tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa para guru keagamaan merupakan pilar penting dalam membangun peradaban yang berlandaskan akhlak mulia. Oleh karena itu, pemerintah daerah merasa perlu memberikan dukungan dan apresiasi yang layak atas dedikasi serta keikhlasan mereka dalam mendidik umat.
“Insentif ini adalah wujud apresiasi kami atas dedikasi dan keikhlasan para guru ngaji dan guru majelis taklim dalam mendidik umat,” tambahnya.
Tercatat sebanyak 1.030 guru keagamaan di Kabupaten Tanah Bumbu menerima insentif tersebut. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung pendidikan keagamaan serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Selain sebagai bentuk dukungan kesejahteraan, kegiatan penyaluran insentif ini juga dimaknai sebagai momentum refleksi dan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan para guru keagamaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya visi pembangunan daerah.
Baca Juga : Lantik 21 Pejabat, Bupati Tanah Bumbu Tekankan Integritas dan Pengabdian untuk Rakyat
“Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi dan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan para guru ngaji serta guru majelis taklim dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tutup Bupati Andi Rudi Latif.












