Misteri Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti memberi keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan ekshumasi makam Sutrimo di Pemahaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). (Foto: Antara/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Misteri kematian Sutrimo, kepala rumah tangga sekaligus penjaga rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, masih belum terungkap.

Polda Metro Jaya hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian Sutrimo. Salah satu pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat beracun dalam tubuh korban.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyidik telah memeriksa sebanyak 27 saksi dalam proses penyidikan kasus tersebut.

“Sebab kami masih menunggu hasil laboratorium forensik, tetapi yang pasti sampai detik ini, dalam proses penyidikan sudah 27 saksi yang diperiksa,” kata Budi di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga : Ferdinand Pertanyakan Sikap Jokowi soal Isu Percepatan Pemilu

Menurut dia, penyidik terus berkoordinasi dengan tim medis dan laboratorium forensik. Polisi berharap hasil pemeriksaan dapat diterima dalam pekan ini untuk menentukan arah penyidikan selanjutnya.

“Mudah-mudahan pekan ini, karena kan yang bekerja adalah lab. Makanya, kami juga berharap nanti setelah hasil lab, tim dokter forensik yang akan menyampaikan. Mereka-mereka yang ahli di bidangnya masing-masing,” ujarnya.

Puluhan saksi yang diperiksa berasal dari berbagai pihak, mulai dari pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, petugas pemandi jenazah, saksi di sekitar lokasi kejadian, keluarga korban, teman korban, hingga perangkat desa.

Polisi juga memeriksa sejumlah pihak yang berkaitan dengan laporan yang dibuat di Bareskrim Polri. Kasus kematian Sutrimo sendiri berkaitan dengan dua laporan polisi, yakni di Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Baca Juga : Menteri KKP Intensifkan Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa

Sutrimo sebelumnya ditemukan meninggal dunia di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian korban dan menentukan langkah penyidikan berikutnya.

Baca Juga  Prabowo Terima Wakil Menteri Perang AS
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *