Nusawarta.id, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, narkoba bukan sekadar persoalan kriminalitas, melainkan ancaman serius bagi masa depan bangsa.
“Kami menyambut baik langkah tegas Kapolri dan jajarannya. Narkoba bukan hanya persoalan kriminalitas, tetapi ancaman serius bagi masa depan bangsa,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Penegakan hukum juga perlu diimbangi pendekatan humanis agar kepolisian tetap tegas terhadap pelaku kejahatan sekaligus dekat dengan masyarakat.
Baca Juga : Prabowo Panggil Fadli Zon, Bahas Revitalisasi Lebih dari 200 Museum
Gus Ipul menegaskan, upaya memerangi narkoba, judi online, dan berbagai persoalan sosial lainnya tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, tokoh agama, pesantren, sekolah, dan lingkungan masyarakat juga diperlukan.
PBNU, lanjutnya, siap bersinergi dengan kepolisian melalui jaringan ulama, pesantren, dan masyarakat untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Kita harus menciptakan lingkungan yang melindungi anak-anak dari narkoba dan berbagai ancaman sosial lainnya,” katanya.
Baca Juga : Mahfud MD Desak Sembilan Komisioner KPU Diadili soal Polemik Syarat Pendidikan Gibran
Gus Ipul berharap kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto mampu membawa perubahan nyata di tubuh Polri, baik melalui program, kebijakan, maupun pembentukan budaya kerja yang semakin profesional dan akuntabel.












