Nusawarta.id, Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa program-program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan tetap berjalan meskipun ada pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat. Kepastian itu disampaikan Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Jumat (3/10).
Keberlangsungan beberapa program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah dipastikan. Pramono menyatakan, program-program tersebut menyentuh langsung kepentingan masyarakat dan tidak boleh terganggu oleh perubahan anggaran.
“Tentunya saya akan berusaha semaksimal mungkin agar program-program seperti KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah, yang berkaitan dengan kepentingan rakyat banyak, tidak terganggu,” ujar Pramono.
Baca Juga : Gubernur DKI Dukung Pansus DPRD Segel Parkir Ilegal, Transaksi Tunai Akan Dihapus
Ia juga menekankan pentingnya inovasi pembiayaan sebagai respons atas potensi pemotongan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
“Ya, intinya Jakarta dalam kondisi apa pun, DBH dipotong, kita harus siap,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2026 berpotensi turun signifikan akibat rencana pemangkasan dana transfer pusat ke daerah.
DPRD dan Pemprov DKI telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan proyeksi penerimaan transfer mencapai Rp26 triliun.
Namun, dalam perkembangan terbaru, proyeksi dana bagi hasil yang semula sebesar Rp15 triliun dipangkas menjadi hanya Rp11 triliun. Perubahan ini diperkirakan akan mengubah struktur APBD secara drastis.
Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta Rencanakan Pemindahan Patung Jenderal Sudirman ke Kawasan Dukuh Atas
“Karena kita sudah MoU dengan angka Rp95,3 triliun. Kalau kita melihat DBH hari ini, APBD 2026 kita sekitar Rp78 triliun atau Rp79 triliun. Jadi, sangat jauh perubahannya,” kata Khoirudin.
Meski menghadapi tantangan fiskal, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjaga program-program strategis agar tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.












