Nusawarta.id, Amuntai — Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani, resmi melantik Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSU periode 2025–2030 dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Dr KH Idham Chalid, Kamis (4/12/2025). Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya masa khidmat baru kepengurusan MUI yang kembali dipimpin oleh KH Said Masrawan.
Dalam sambutannya, Bupati Sahrujani menegaskan bahwa harmonisasi antara ulama dan pemerintah merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama serta mendukung pembangunan daerah. Ia menyebut ulama memiliki peran sentral sebagai penjaga moral dan kerukunan umat, sementara pemerintah berfungsi sebagai penggerak pembangunan serta penyedia arah kebijakan bagi masyarakat.
“Bila ulama dan umara bersatu, keberkahan dan kemajuan insyaallah akan lebih mudah kita raih,” ujar Sahrujani di hadapan para tamu undangan.
Ia menambahkan, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan tokoh keagamaan sejalan dengan visi daerah HSU Bangkit, Berkeadilan, Unggul, dan Kreatif. Nilai-nilai keagamaan, kata Sahrujani, merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, mewujudkan keadilan sosial, serta melahirkan generasi yang berakhlak.
Pemerintah Kabupaten HSU, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kerja sama dengan MUI dalam berbagai aspek, khususnya terkait pembinaan umat, penguatan karakter generasi muda, serta upaya menjaga kondusivitas daerah. Ia juga berharap kepengurusan MUI baru dapat mengemban amanah dengan penuh integritas dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua MUI HSU terpilih, KH Said Masrawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memasuki periode ketiga memimpin lembaga keulamaan tersebut. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten HSU atas dukungan yang konsisten, termasuk pembangunan gedung baru MUI yang dinilainya sebagai wujud perhatian nyata terhadap pelayanan keumatan.
Dalam kesempatan itu, KH Said menguraikan beberapa tugas strategis MUI, antara lain memberikan bimbingan dan fatwa kepada umat, menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta memperkuat kerja sama antarorganisasi Islam. Ia berharap seluruh proses pembangunan di HSU dapat terus dibingkai dengan nilai-nilai religius sehingga mampu menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih damai dan berkarakter.
Baca Juga : Malam Syukuran Milad ke-58 Bupati HSU Jadi Momentum Solidaritas untuk Korban Bencana
Acara pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD HSU H Fadillah, Kepala Kantor Kementerian Agama HSU, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten HSU. Suasana berlangsung penuh kekhidmatan, menandai harapan baru bagi sinergi ulama dan pemerintah dalam memajukan daerah.












