Nusawarta.id, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) mengawali tahun 2026 dengan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah. Langkah ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Rabu (1/1/2026) dan dipimpin langsung oleh Bupati Hulu Sungai Utara, H Sahrujani, bersama Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan. Kegiatan tersebut turut didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran perangkat daerah terkait.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang berisi kebutuhan pokok masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga di beberapa desa yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan.
Adapun lokasi penyaluran bantuan meliputi Desa Tambalangan, Kecamatan Amuntai Tengah, sebanyak 83 paket sembako, Desa Murung Padang, Kecamatan Banjang, sebanyak 104 paket, serta Desa Pinang Habang, Kecamatan Amuntai Tengah, dengan jumlah 119 paket.
Selain itu, bantuan juga disalurkan ke Desa Banyu Tajun Dalam sebanyak 103 paket dan Desa Murung Asam sebanyak 100 paket yang berada di Kecamatan Sungai Pandan. Penyaluran bantuan turut dilakukan di Desa Kota Raja, Kecamatan Amuntai Selatan, sebagai salah satu wilayah yang terdampak banjir.
Bupati HSU, H Sahrujani, mengatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana. Menurutnya, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap warganya.
“Pemerintah daerah berupaya bergerak cepat agar masyarakat yang terdampak banjir dapat terbantu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa terdampak banjir,” ujar H Sahrujani.
Sementara itu, Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan banjir berjalan dengan optimal. Ia juga menegaskan bahwa pemantauan kondisi banjir terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan memantau perkembangan di lapangan agar penanganan bencana dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” katanya.
Proses penyaluran bantuan melibatkan unsur TNI dan Polri, perangkat daerah, aparat kecamatan dan desa, serta para relawan. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pemkab HSU juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta untuk terus mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, SIK, Dandim 1001 HSU/BLG Letkol Inf Endra, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.












