Gelar Griya Idul Fitri di Istana, Prabowo Pererat Silaturahmi Lintas Kepemimpinan

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan eks Presiden Jokowi di Istana Presiden, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai gelar griya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Acara tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperlihatkan kebersamaan para pemimpin bangsa dalam suasana Lebaran.

Sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta dua mantan presiden, yakni Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Kehadiran para tokoh ini mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang tetap terjalin erat dalam bingkai kekeluargaan.

Selain itu, para pimpinan lembaga negara serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih juga turut meramaikan gelar griya tersebut. Mereka berbaur dalam suasana santai, saling bersalaman, dan berbincang ringan dengan Presiden serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga : Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Usai Lebaran 2026, Targetkan Hemat Energi hingga 20 Persen

Presiden Prabowo menyambut langsung para tamu di Istana Merdeka, didampingi putranya, Didit Hediprasetyo. Momen kehangatan terlihat saat Presiden berjabat tangan dan berbincang singkat dengan para pejabat negara maupun tokoh bangsa yang hadir.

Menariknya, kehadiran para pejabat dalam gelar griya ini tidak bersifat wajib. Presiden sebelumnya telah mengarahkan agar acara tersebut tidak mengharuskan kehadiran pejabat negara. Dengan demikian, kehadiran para tokoh sepenuhnya dilandasi niat pribadi untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan kebangsaan.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga berencana menerima secara khusus dua mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo, di Istana.

“Ada informasi yang tadi baru saja kami terima juga berkenaan dengan kehadiran Bapak Presiden SBY dan Bapak Presiden Jokowi,” ujar Prasetyo.

Baca Juga  CISA: Sikap Tegas Prabowo Subianto Larang Hukum Jadi Senjata Politik Pertaruhkan Kredibilitas Pemerintahan

Namun demikian, ia belum dapat memastikan waktu pasti pertemuan tersebut. Menurutnya, agenda tersebut direncanakan berlangsung pada sore hari, meski masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Saat ditanya mengenai kemungkinan kehadiran Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Prasetyo menyebut belum ada informasi terbaru. Ia menyinggung bahwa sebelumnya telah terjadi pertemuan silaturahmi antara Megawati dan Presiden Prabowo di Istana Merdeka beberapa hari lalu.

Baca Juga : Menhub Pastikan Layanan Transportasi Lebaran 2026 Aman dan Lancar, Masyarakat Diminta Manfaatkan Nusantara Hub

Gelar griya ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan dalam perayaan Idul Fitri, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan nasional. Di tengah dinamika politik, momen kebersamaan seperti ini menunjukkan bahwa hubungan antarpemimpin bangsa tetap terjaga dalam semangat persaudaraan dan kebangsaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *