Bantuan Alat dari Bupati Andi Rudi Latif Dongkrak Produksi Tenun Pagatan

  • Bagikan
Bupati Tanah Bumbu Berikan Bantuan kepada para perajin Tenun Pagatan. (Foto: Nusawarta.id)

MNusawarta.id, Batulicin – Dukungan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif terhadap perajin Tenun Pagatan mulai berdampak pada peningkatan kapasitas produksi. Bantuan peralatan yang disalurkan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian membuat proses pengerjaan kain menjadi lebih cepat.

Abdul Aziz, perajin sekaligus anggota Kelompok Generasi Tenun Mandiri, mengatakan peralatan tersebut telah digunakan dalam kegiatan produksi. Perubahan paling dirasakan dari waktu pengerjaan kain yang semakin singkat.

“Dulu satu bulan itu paling dapat satu. Sekarang 20 hari bisa dapat 10,” kata Abdul Aziz, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, peningkatan kapasitas tersebut membuat produksi kelompok naik sekitar 90 persen. Bertambahnya produksi juga membuka kesempatan bagi kelompok untuk melibatkan lima pekerja tambahan.

Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Dorong Tenaga Lokal Jadi Prioritas Rekrutmen Perusahaan

Bantuan yang diberikan Pemkab Tanah Bumbu mencakup berbagai kebutuhan produksi, mulai dari proses menenun hingga penyelesaian kain. Peralatan tersebut terdiri dari lima alat tenun besar, tiga alat tenun kecil, mesin obras, mesin jahit, mesin potong bahan kain, mesin overdeck, mesin neci benang, mesin jahit kulit sepatu, mesin jahit industrial, serta setrika uap boiler.

Total nilai bantuan peralatan tersebut mencapai Rp264.536.850.

Dengan dukungan tersebut, para perajin dapat meningkatkan jumlah produksi tanpa menghilangkan keterampilan utama dalam pembuatan Tenun Pagatan. Proses menenun tetap dilakukan secara manual, sementara peralatan pendukung digunakan untuk mempercepat tahapan pengerjaan.

Abdul Aziz mengatakan Tenun Pagatan merupakan keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi tersebut disebut telah berkembang sejak abad ke-17 dan terus diteruskan hingga generasi sekarang.

Baca Juga : Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin Gratis bagi Warga Tanah Bumbu

Pasarnya pun tidak hanya berada di Tanah Bumbu. Menurut Abdul Aziz, permintaan kain Tenun Pagatan juga datang dari luar daerah, bahkan telah menjangkau pembeli di India dan Inggris.

Baca Juga  Komisi III DPRD Tanah Bumbu Bahas Program Strategis SKPD 2025

Bupati Andi Rudi Latif mendorong dukungan terhadap perajin terus diarahkan pada pengembangan produksi sekaligus regenerasi. Penambahan peralatan diharapkan dapat membantu masyarakat belajar menenun dan menjaga keterampilan tradisional tersebut tetap berkembang.

Bagi Kelompok Generasi Tenun Mandiri, dukungan tersebut menjadi modal untuk memperkuat produksi sekaligus memperluas pasar Tenun Pagatan, sehingga tradisi yang telah diwariskan selama berabad-abad tetap hidup dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *