Nusawarta.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah pemerintah tengah membahas rencana pembagian telepon seluler (HP) gratis bagi penerima bantuan sosial (bansos).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Utusan Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, yang sebelumnya mengungkap rencana pemberian ponsel dilengkapi rekening digital untuk mempermudah penyaluran bansos dan bantuan tunai langsung kepada masyarakat.
“Enggak, memang enggak pernah kita bahas HP,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga : CSIS: Konsolidasi Elite Jadi Modal Pemerintahan Prabowo-Gibran
Meski membantah pembahasan mengenai pembagian ponsel gratis, Airlangga mengakui pemerintah sedang menyiapkan regulasi terkait program pembukaan rekening bagi masyarakat berusia 17 tahun. Program tersebut masuk dalam agenda pemerintah pada kuartal IV-2026.
“Itu termasuk dalam program Q-IV. Kita lagi siapkan regulasinya,” ujarnya.
Namun, Airlangga belum memerinci mekanisme pembukaan rekening, sasaran program, maupun kaitannya dengan penyaluran bantuan sosial.
Sebelumnya, Hashim menyebut pemerintah berencana menyediakan ponsel yang dilengkapi rekening digital bagi masyarakat. Fasilitas tersebut dirancang untuk mempermudah penyaluran bantuan tunai secara langsung kepada keluarga yang berhak menerima.
Baca Juga : Dikritik Greenpeace soal Krisis Iklim, Pemerintah Klaim Gencarkan Penanganan Karhutla
Hashim mengatakan, skema itu diharapkan dapat memangkas jalur distribusi bantuan pemerintah. Penyaluran bantuan sosial dan bantuan tunai nantinya direncanakan tidak lagi menggunakan uang tunai fisik, melainkan melalui sistem digital.













Respon (1)