Nusawarta.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, meminta pemerintah lebih terbuka dalam mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Menurutnya, masukan rakyat perlu menjadi pertimbangan penting dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah.
Hermawi menilai, seluruh program prioritas perlu terus ditingkatkan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga diharapkan tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi mampu menerjemahkannya menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“Semua program prioritas harus ditingkatkan, pemerintah ke depan harus membuka telinga lebih lebar dan terus bisa mendengar aspirasi dan mengartikulasikannya dalam program. Ke depan pemerintah harus makin aspiratif, tidak bosan-bosannya mendengar keluhan rakyat,” kata Hermawi kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga : Airlangga Bantah Pemerintah Bahas HP Gratis untuk Penerima Bansos
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto dalam memimpin Indonesia, terutama dengan jumlah penduduk yang besar serta perkembangan media sosial yang memberikan ruang kebebasan luas bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat.
Menurut Hermawi, perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo bukanlah hal yang mudah. Berbagai dinamika di tengah masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tentu bukan perjalanan yang mudah dan lurus, tidak mudah memimpin rakyat yang dua ratusan juta dengan kebebasan era medsos yang hampir tanpa batas,” ujarnya.
Karena itu, Hermawi berharap Prabowo tetap menjalankan kepemimpinan secara tegas dan mampu menjaga keberlanjutan pemerintahan. Ia juga menekankan pentingnya ketepatan presiden dalam memilih para pembantu di kabinet.
Baca Juga : Dikritik Greenpeace soal Krisis Iklim, Pemerintah Klaim Gencarkan Penanganan Karhutla
Hermawi menegaskan, para pejabat yang dipercaya menduduki jabatan pemerintahan harus memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu ke depan Presiden Prabowo harus tetap kuat dan sehat serta tegas dalam kepemimpinannya, utamanya dalam memilih para pembantunya yang sungguh-sungguh pro-kesejahteraan rakyat,” tuturnya.













Respon (2)