Bidan HSS Siap Bertransformasi, Kepengurusan Baru IBI Dilantik di Pendopo Kabupaten

  • Bagikan
**Keterangan foto:** IBI Cabang HSS lantik pengurus baru periode 2023–2028 dalam Muscab VII Pada Hari Sabtu (26/4/2025) di Pendopo Kabupaten HSS (Foto: Diskominfo/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Kandangan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VII dan resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2023–2028 di Pendopo Kabupaten HSS, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti,” yang mencerminkan komitmen IBI HSS untuk berperan aktif dalam perubahan sistem kesehatan nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi wanita, perwakilan profesi kesehatan, dan unsur pemerintah daerah, yang menunjukkan eratnya sinergi antara profesi bidan dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Suasana penuh semangat dan keakraban mewarnai jalannya kegiatan, yang selain menjadi ajang pelantikan pengurus, juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian program kerja sebelumnya serta menyusun strategi lima tahun mendatang.

Dalam Muscab ini, Noor Halimah, S.ST., terpilih sebagai Ketua IBI HSS periode 2023–2028, melanjutkan estafet kepemimpinan dari Mahrita, SST., Bdn., M.Kes., yang telah menakhodai organisasi selama lima tahun terakhir. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Kalimantan Selatan, Rusmiati Agustina, SKM., MM., yang dalam sambutannya berpesan agar seluruh pengurus baru menjaga profesionalisme, meningkatkan inovasi, serta mempererat solidaritas antaranggota untuk menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Dalam kesempatan yang sama, Mahrita, selaku ketua demisioner, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan loyalitas seluruh pengurus dan anggota selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepemimpinan baru dapat terus membawa IBI HSS menjadi organisasi profesi yang lebih kuat, dinamis, dan mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

Sementara itu, Noor Halimah dalam sambutannya menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan lembaga pendidikan kebidanan. Ia menegaskan bahwa fokus utama IBI HSS ke depan adalah meningkatkan kompetensi para bidan melalui pelatihan berkelanjutan, memperkuat etika profesi, serta mendorong peran aktif bidan dalam program transformasi layanan kesehatan ibu dan anak di Hulu Sungai Selatan.

Baca Juga  Bupati HSS Tegaskan ASLI BERTANI Jadi Gerakan Nyata Perkuat Ketahanan Pangan

Dengan semangat sinergi dan kerja sama, Noor Halimah optimistis bahwa IBI HSS akan terus beradaptasi terhadap perubahan zaman, menjadikan bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan primer, serta mencetak kontribusi lebih besar dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing (Syairi/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *