Nusawarta.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa laporan keuangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tahun 2024 siap diaudit secara transparan. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan dan Kepatuhan Kementerian/Lembaga (K/L) Tahun 2024 di Auditorium Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Selasa (4/3/2025).
“Ini adalah kegiatan rutin yang merupakan kewajiban dan tugas dari BPK untuk memastikan akuntabilitas laporan keuangan kementerian dan lembaga,” ujar Tito dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Mendagri memaparkan capaian realisasi anggaran di Kemendagri sepanjang tahun 2024. Ia menjelaskan bahwa realisasi anggaran Kemendagri mencapai 96,45 persen dari total pagu Rp5,20 triliun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sebesar 94,85 persen.
Tito juga menegaskan komitmennya untuk bersikap terbuka terhadap audit yang dilakukan oleh BPK. Ia meminta seluruh jajarannya untuk memberikan data yang diperlukan agar proses pemeriksaan berjalan lancar.
“Kami akan menyampaikan semua data yang diminta dan saya juga meminta seluruh jajaran untuk bersikap kooperatif dengan tim BPK RI,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Mendagri turut menyampaikan apresiasi kepada BPK atas berbagai rekomendasi yang telah membantu penyempurnaan tata kelola keuangan di Kemendagri dan BNPP. Ia juga mengungkapkan bahwa kedua lembaga yang dipimpinnya telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sebanyak 10 kali berturut-turut.
“Capaian ini menjadi modal penting bagi kami untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan. Selain itu, penilaian dari BPK juga berpengaruh terhadap penentuan kenaikan tunjangan kinerja,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mendagri menyoroti peran teknologi dalam meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran. Ia menyebut bahwa Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah membantu melakukan pemantauan keuangan daerah secara real-time.
Di akhir sambutannya, Tito menegaskan kembali komitmen Kemendagri dan BNPP untuk mengikuti proses audit dengan penuh tanggung jawab.
“Kami sangat menyambut baik pemeriksaan ini dan siap menjalani audit sesuai standar yang telah ditetapkan. Semoga semua yang kita kerjakan mendapatkan berkah dan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ki/Red)












