Nusawarta.id, Bogor – United Nations Staff Officer Course (UNSOC) 2025 yang berlangsung sejak 13 Januari resmi ditutup dalam sebuah upacara di auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor, pada Jumat (31/01/2025). Penutupan kursus ini dipimpin oleh Wakil Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Dody Muhtar Taufik, S.E., M.Si., yang mewakili Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Taufik Budi Santoso, S.Hub.Int.
Kursus yang berlangsung hampir tiga minggu ini diikuti oleh 34 peserta dari berbagai negara, termasuk Vietnam, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Thailand, Filipina, Mongolia, Timor Leste, dan Indonesia. Selain itu, enam instruktur dari DMTC Kanada turut berperan dalam memberikan pelatihan intensif yang mencakup teori, studi kasus, dan kerja kelompok. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perwira staf militer dalam menjalankan tugas di Markas Besar PBB maupun di daerah misi perdamaian.
Dalam amanatnya, Komandan PMPP TNI mengapresiasi kerja sama dengan DMTC Kanada serta dedikasi para instruktur, staf, dan peserta yang telah berkontribusi dalam kelancaran kursus ini. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta atas keberhasilan menyelesaikan kursus ini. Pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh akan menjadi aset berharga dalam pengabdian profesional Anda di masa depan,” ujar Komandan PMPP TNI.
Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Mr. Jess Dutton, turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap PMPP TNI sebagai penyelenggara kursus. Ia juga menyoroti semangat dan antusiasme peserta yang berperan dalam suksesnya program ini.
Upacara penutupan turut dihadiri oleh pejabat distribusi PMPP TNI, perwakilan dari Mabes TNI dan Mabes Angkatan, serta Deputy Defence Attache Kanada. Dengan berakhirnya UNSOC 2025, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam mendukung misi perdamaian dunia. (Fauzan/Red)












