Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal dan Serah Terima Kunci Rumah Subsidi di Serang

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto memimpin akad massal dan serah terima kunci rumah subsidi di Serang, bagian dari program 3 juta rumah. (Foto: Inilah.com/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Serang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung akad massal sekaligus serah terima kunci rumah subsidi di Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Sabtu siang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merealisasikan program strategis 3 juta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Berdasarkan pantauan YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB mengenakan pakaian safari. Kedatangannya didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selain itu, tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Imigrasi Iftitah Sulaiman, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari, serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari program nasional.

Baca Juga : Presiden Prabowo Tekankan Pembangunan Lumbung Pangan Hingga Tingkat Desa sebagai Pilar Ketahanan Nasional

Acara ini digelar oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bekerja sama dengan BP Tapera serta para pemangku kepentingan sektor perumahan. Kegiatan yang diberi nama “Akad Massal Rumah Subsidi FLPP dan Serah Terima Kunci” ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan jumlah rumah subsidi, dari sebelumnya 220.000 unit menjadi 350.000 unit, yang menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah program rumah subsidi di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah memberikan sejumlah kemudahan bagi masyarakat, seperti pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong akses masyarakat terhadap hunian layak dengan biaya terjangkau.

Baca Juga  Ketua MK Sentil KPU Sumut: Ini Pengadilan, Kalau Ngomong Harus Ada Bukti

Akad massal ini diikuti oleh 300 debitur MBR secara langsung di lokasi, dan 49.730 debitur secara daring yang tersebar di 33 provinsi. Proses tersebut melibatkan 41 bank penyalur di 110 titik lokasi di seluruh Indonesia. Selain akad, kegiatan juga dilanjutkan dengan serah terima kunci secara simbolis kepada para debitur dari berbagai profesi, mulai dari guru, pekerja swasta, hingga pegawai negeri, menandai momen penting bagi keluarga yang menerima hunian subsidi.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan bahwa program 3 juta rumah subsidi merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki tempat tinggal yang layak.

“Pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, sehingga memiliki rumah tidak lagi menjadi impian yang jauh,” ujarnya.

Baca Juga : Rapimnas I Golkar 2025: Bahlil Tegaskan Dukungan Penuh ke Pemerintahan Prabowo-Gibran dan Persiapan Pemilu 2029

Dengan pencapaian ini, pemerintah berharap program rumah subsidi dapat terus memperluas jangkauan, memperkuat stabilitas sosial, dan mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan perumahan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *