Nusawarta.id, Marabahan – Suasana semarak dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan 5 Desember, Marabahan, Minggu (04/01/2026), saat ribuan masyarakat memadati lokasi puncak peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala (Batola). Perayaan tahunan yang mengusung tema “Merangkul Semua, Membangun Batola” ini menjadi simbol semangat inklusivitas dan kolaborasi dalam pembangunan daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Ije Jela.
Puncak peringatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Hj. Muhidin, bersama Wakil Gubernur, H. Hasnuryadi. Turut hadir pula seluruh kepala daerah atau perwakilan dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, menjadikan momentum ini sebagai ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antarwilayah di tingkat provinsi.
Di antara tamu undangan VIP, tampak hadir Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, yang didampingi Ketua TP-PKK HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor. Kehadiran Bupati HSS dimanfaatkan sebagai sarana mempererat koordinasi dan komunikasi dengan para kepala daerah lainnya dalam suasana yang penuh keakraban. Sementara itu, Ketua TP-PKK HSS turut membaur bersama tuan rumah dan tamu undangan lain, mencerminkan semangat kebersamaan lintas daerah.
Kehadiran Gubernur Kalimantan Selatan, Hj. Muhidin, yang baru dilantik pada Desember 2024 lalu, menjadi perhatian tersendiri. Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan serta transformasi positif yang telah diraih Kabupaten Barito Kuala selama ini.
Ia berharap, memasuki usia ke-66, Batola semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan seluruh elemen masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu luar biasa. Sejak pagi hari, Lapangan 5 Desember dan area sekitarnya dipadati warga dari berbagai kalangan. Salah satu daya tarik utama dalam perayaan ini adalah stand kuliner gratis yang disediakan panitia. Ribuan porsi makanan yang disiapkan bahkan ludes hanya dalam hitungan menit setelah dibuka, menandakan tingginya partisipasi masyarakat dalam perayaan tersebut.
Puncak perhatian pengunjung tertuju pada kegiatan spektakuler “Masak Besar” yang dipandu oleh konten kreator kuliner nasional, Bobon Santoso. Dalam kegiatan ini, Kabupaten Barito Kuala berhasil mencatatkan sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori memasak 100.000 porsi daging masak habang. Hidangan khas Banjar tersebut kemudian dibagikan secara gratis kepada seluruh masyarakat yang hadir, menambah semarak dan kebahagiaan warga.
Selain itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya, mulai dari seni madihin, musik tradisional, penampilan band remaja, hingga tarian daerah khas Kalimantan Selatan.
Salah satu atraksi yang mencuri perhatian adalah demonstrasi kekompakan baris-berbaris para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Penampilan tersebut merupakan hasil dari Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) yang diikuti dan diselesaikan di Magelang pada akhir tahun 2025 lalu.
Baca Juga : Wakil Bupati HSS Hadiri Peringatan HAB ke-80 Kemenag
Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala ini tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk terus membangun daerah secara inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.












