Temu Forum Anak Daerah 2025, Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peran Anak sebagai Pelopor dan Pelapor

  • Bagikan
Asisten Administrasi Umum Hj. Narni membuka secara resmi Temu Forum Anak Daerah 2025 di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Kamis (3/7/2025). (Foto: Mc Tanbu/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batulicin Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan dan pemberdayaan anak dengan menggelar Temu Forum Anak Daerah (FAD) Tahun 2025, Kamis (3/7/2025), di Pendopo Kantor Bupati, Batulicin. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Hj. Narni, mewakili Bupati Andi Rudi Latif.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ia berharap forum ini dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan ide dan aspirasi secara kreatif, inovatif, serta bertanggung jawab.

“Temu forum anak ini bukan hanya ajang berkumpul, tetapi juga momentum mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan mampu menciptakan karya nyata,” ujar Hj. Narni membacakan sambutan Bupati.

Baca Juga Peringati HUT Ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 1022/Tanah Bumbu Tanam Mangrove di Pesisir

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa dalam mendukung pemenuhan hak anak. Anak, menurutnya, adalah amanah sekaligus aset bangsa yang harus dijaga harkat dan martabatnya sesuai amanat konstitusi dan Konvensi PBB tentang Hak Anak.

Dalam pelaksanaan perlindungan anak, pemerintah daerah mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 yang mengatur tentang indikator Kabupaten Layak Anak (KLA), serta Peraturan Menteri PPPA Nomor 1 Tahun 2022 yang menekankan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor.

Sebagai pelopor, anak-anak diharapkan aktif dalam menyuarakan hak mereka dan mendorong lingkungan yang ramah anak. Sementara sebagai pelapor, mereka memiliki peran penting dalam mengidentifikasi persoalan di sekitarnya dan menyampaikannya kepada orang dewasa yang dapat membantu mencari solusi.

Pemerintah juga mendorong Forum Anak untuk terlibat dalam proses perencanaan pembangunan, termasuk musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), agar aspirasi anak-anak bisa terakomodasi dalam kebijakan daerah.

Baca Juga  Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Tanbu Dukung Rekrutmen PT. Karunia Armada

“Peran pendamping dan fasilitator tetap penting agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu menyampaikan pendapat secara santun,” kata Hj. Narni.

Kabupaten Tanah Bumbu sendiri telah dua kali berturut-turut meraih predikat Madya sebagai Kabupaten Layak Anak. Dengan kerja sama dan evaluasi berkelanjutan, pemerintah daerah optimis dapat meraih predikat Nindya dalam waktu dekat sebagai bukti komitmen mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan ramah anak.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *