Nusawarta.id, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 300 mahasiswa. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (13/7/2026).
Program KKN Tematik Lingkungan Hidup ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu yang dibacakan Sekda Yulian Herawati, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, serta panitia penyelenggara KKN Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat.
Sekda mengatakan kolaborasi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan di daerah.
“Kami meyakini sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat akan melahirkan berbagai inovasi, solusi, serta gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan daerah,” ujar Yulian.
Baca Juga : BPBD Tanah Bumbu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla Selama Musim Kemarau
Menurutnya, program KKN merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang mampu menjembatani antara teori yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan desa.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan visi BerAKSI menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab. Untuk itu, kemitraan dengan perguruan tinggi dinilai sangat strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat.
Kepada seluruh mahasiswa peserta KKN, Sekda berpesan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat di lokasi penempatan.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa lebih dahulu memahami kondisi sosial masyarakat sebelum menawarkan program atau solusi.
“Hadirlah sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar pelaksana program. Keberhasilan KKN bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” pesannya.
Selain kepada mahasiswa, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga mengajak seluruh camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN agar seluruh program yang dirancang dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tanah Bumbu turut menyampaikan apresiasi kepada Universitas Lambung Mangkurat yang selama ini konsisten mendukung pembangunan daerah melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Pemerintah berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin antara Universitas Lambung Mangkurat dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung tercapainya pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sebanyak 300 mahasiswa peserta KKN Tematik Lingkungan Hidup akan melaksanakan pengabdian selama satu bulan di sejumlah desa di Kabupaten Tanah Bumbu. Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan difasilitasi oleh pemerintah kecamatan dan pemerintah desa sebagai mitra dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ULM Dr. Ir. Untung Bijaksana, MP, Ketua Mobilisasi Kegiatan Belajar Terpadu ULM Dr. Hj. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu Muhammad Risdianadi beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Samsir, para camat, kepala desa, serta Ketua Panitia KKN Tematik Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.












