Kemah Entrepreneur Dorong Pelajar Balangan Jadi Pengusaha Muda Mandiri

  • Bagikan
Kemah Entrepreneur 2025 di Hantanung Hills Camp, Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. Kegiatan ini diikuti pelajar SLTA se-Balangan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan generasi muda. (Foto: Dok FKP/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Paringin Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Balangan sukses menyelenggarakan Kemah Entrepreneur 2025 di Hantanung Hills Camp (H2C), Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, pada Jumat hingga Sabtu, 29–30 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SLTA se-Kabupaten Balangan dengan tujuan menanamkan semangat kemandirian, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan melalui pembelajaran langsung di alam terbuka.

Peserta berkemah di tenda yang telah disediakan panitia, sehingga mereka dapat lebih fokus mengikuti setiap rangkaian kegiatan tanpa terbebani logistik pribadi. Kegiatan ini menjadi pengalaman langsung bagi generasi muda dalam memahami dunia wirausaha secara praktis dan menyenangkan. Ketua Panitia, Abdul Jawad, S.Pd, menyampaikan bahwa pemilihan H2C sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada keasrian lingkungan, kesejukan udara, serta akses jalan yang mudah dijangkau. Menurutnya, lokasi ini sangat ideal untuk melatih kemandirian dan kreativitas peserta.

Ketua Umum FKP Balangan, M. Fikrie, S.Pd, menegaskan pentingnya praktik langsung dalam membangun semangat entrepreneur sejak usia muda. Ia berharap para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman, tetapi juga semangat dan ide-ide baru yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kegiatan ini juga menjadi momen memperkenalkan Hantanung Hills Camp sebagai salah satu destinasi wisata edukasi lokal yang lahir dari gagasan pemuda desa. Bang Sandi selaku penggagas awal H2C menjelaskan bahwa tempat ini awalnya hanyalah ide sederhana yang kemudian diwujudkan bersama Agus Zaidan, S.Pd, selaku pemilik lahan dan pengelola. Kini, H2C berkembang sebagai ruang terbuka edukatif dan tempat pembinaan generasi muda desa.

Baca Juga Kolaborasi Kemenpora dan FKP, 700 Pemuda Ikut Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Nasional

Agus Zaidan menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan H2C dengan membangun fasilitas pendukung seperti mushola, toilet, gazebo, hingga wahana tubing sungai agar lebih fungsional dan bermanfaat secara luas bagi masyarakat. Dukungan lokal inilah yang menjadikan acara seperti Kemah Entrepreneur lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, melainkan bagian dari pemberdayaan ekonomi desa berbasis komunitas.

Baca Juga  Rahayu Saraswati Ajak Generasi Muda jadi Entrepreneur, Dari pada Bergantung ke Pemerintah

Hadir pula Ketua Umum FKP Kalimantan Selatan, Arisandi Hidayatullah, yang menjadi narasumber dalam sesi pelatihan Digital Marketing. Dalam materinya, ia menekankan bahwa di era disrupsi saat ini, penguasaan teknologi dan literasi digital menjadi kunci keberhasilan usaha. Ia menyebut bahwa generasi muda harus mampu memanfaatkan platform digital secara positif untuk membangun usaha dan mengelola pasar secara tepat sasaran. Menurutnya, sektor ekonomi kreatif merupakan motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi nasional yang harus dijemput oleh generasi muda, khususnya Gen-Z dan milenial, dengan menguasai strategi digital yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Kegiatan seperti Kemah Entrepreneur ini sejalan dengan kebijakan nasional, antara lain Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional, yang menargetkan peningkatan rasio kewirausahaan nasional melalui pembinaan, pelatihan, dan kemudahan akses terhadap sumber daya usaha bagi pemuda. Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga menekankan pentingnya pendidikan yang mengembangkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia kreatif dan mandiri, serta Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 11 Tahun 2017 yang mendukung program kewirausahaan pemuda di tingkat lokal hingga nasional.

Peserta kegiatan pun menyampaikan antusiasme dan rasa puas mereka terhadap penyelenggaraan acara. Salah satu peserta mengatakan bahwa suasana alam yang segar, lokasi yang mudah dijangkau, serta fasilitas tenda yang memadai membuat pengalaman belajar di H2C sangat berkesan. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus diadakan secara berkala dengan fasilitas yang semakin lengkap.

Dengan kolaborasi antara FKP Balangan, tokoh muda lokal, pemilik lahan, dan masyarakat desa, Hantanung Hills Camp kini bukan hanya menjadi tempat wisata alam, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda yang potensial dan mandiri. Kemah Entrepreneur 2025 menjadi contoh nyata bahwa pembangunan ekonomi kreatif dan semangat wirausaha bisa dimulai dari desa, oleh dan untuk anak muda. (Adam/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *