Nusawarta.id, Tanah bumbu – Warga Desa Sepunggur, Kecamatan Batulicin, akhirnya mendapat angin segar. Setelah puluhan tahun hidup dalam kegelapan tanpa aliran listrik, harapan mereka untuk menikmati terang mulai terbuka. Kabar baik ini datang setelah kunjungan Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Am.S.Ag., M.A., ke desa tersebut. Dalam pertemuan dengan warga, Hasanuddin menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pemasangan jaringan listrik PLN ke Sepunggur, sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata mangrove dan kuliner pesisir yang selama ini belum tersentuh.
“Warga di sini sudah terlalu lama menanti. Saya akan kawal agar jaringan listrik bisa segera masuk, karena ini bukan hanya soal penerangan, tapi juga tentang peningkatan kesejahteraan,” ujar Hasanuddin.
Dua Puluh Tahun Hidup dalam Gelap
Desa Sepunggur berjarak hanya sekitar dua kilometer dari jalan provinsi. Namun, meski begitu dekat dengan pusat akses utama, aliran listrik belum pernah menjangkau wilayah tersebut.
Sudah lebih dari dua dekade masyarakat hidup dengan penerangan seadanya. Saat malam tiba, rumah-rumah di Sepunggur diselimuti gelap pekat. Warga hanya mengandalkan lampu minyak atau genset yang menyala beberapa jam saja karena keterbatasan biaya bahan bakar.
“Malam hari kami gelap-gelapan. Anak-anak belajar pakai lampu minyak. Kadang kasihan, asapnya bikin mata perih,” tutur H. Gerancing, salah satu warga setempat, dengan nada haru
Mendengar keluhan itu, Hasanuddin langsung menegaskan bahwa ia akan menyurati PLN UP3 Batulicin agar segera melakukan pemasangan jaringan listrik. Menurutnya, listrik bukan kemewahan, tapi hak dasar warga yang harus dipenuhi.
Mangrove dan Kuliner Jadi Daya Tarik Baru
Selain soal listrik, Hasanuddin melihat potensi besar di kawasan pesisir Sepunggur. Hamparan hutan mangrove alami dan hasil laut yang melimpah bisa dijadikan ikon wisata baru Tanah Bumbu.
“Kalau dikelola dengan baik, Sepunggur bisa jadi destinasi wisata mangrove dan kuliner unggulan,” ujarnya.
Warga pun menyambut rencana ini dengan antusias. Kepala Desa Sepunggur, Sampurna, menyebut masyarakat siap berpartisipasi. Mereka bahkan sudah mulai membersihkan area pesisir untuk dijadikan jalur wisata dan tempat usaha kuliner.
Baca Juga : Sosialisasi Kewirausahaan, Upaya Pemda Tanah Bumbu Cetak Pelaku Wirausaha Mandiri
“Kami ingin anak muda di desa punya pekerjaan tanpa harus merantau,” tambah H. Talif, warga sekaligus pelaku usaha tambak.
Harapan Baru dari Kunjungan Wakil Rakyat
Kunjungan Hasanuddin ke Desa Sepunggur tidak hanya formalitas. Ia datang langsung melihat kondisi warga dan mendengarkan keluhan mereka satu per satu. Kehadiran ini memberi semangat baru bagi masyarakat yang selama ini merasa terpinggirkan.
Dengan dukungan DPRD, warga berharap listrik segera mengalir, dan desa mereka berubah menjadi ikon wisata mangrove dan kuliner pesisir yang membanggakan Tanah Bumbu.












