Nusawarta.id, Kandangan — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Level 1. Kegiatan ini ditujukan bagi para pejabat di lingkungan Pemkab HSS, dengan tujuan memperkuat kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.
Acara pembukaan pelatihan berlangsung pada Rabu (3/12/2025) bertempat di Meetingroom Hotel Qianna-Inn, Kandangan, yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M. AP, mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, SE, S. Sos. Turut hadir Kepala BKPSDM HSS, Drs. Kamidi, beserta jajaran pejabat terkait.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) BKPSDM HSS, Irwan Rahman, SH, M. AP, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan pada tahun anggaran 2025 dan dirancang untuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai pengadaan barang dan jasa sebagai kompetensi dasar. Hal ini sangat penting, terutama bagi mereka yang akan bertugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, atau anggota Kelompok Kerja (Pokja).
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Desember 2025 di Hotel Qianna-Inn Kandangan, sementara Uji Kompetensi akan dilaksanakan pada 6 Desember 2025 di Laboratorium Komputer BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang, berasal dari berbagai dinas, badan, dan kantor kecamatan di Kabupaten HSS.
Mereka akan menerima materi dari sejumlah narasumber kompeten, termasuk perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia dan Lembaga Penyelenggara PBJ BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu narasumber yang hadir, Azwar Nafarin, SKM, MM, menekankan pentingnya pemahaman regulasi dan praktik terbaik dalam pengadaan barang dan jasa di pemerintahan.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda H. Muhammad Noor, Bupati HSS menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan aspek strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, karena berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan publik, efektivitas program pembangunan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
“Diperlukan SDM yang kompeten, memahami regulasi, memiliki integritas, dan mampu melaksanakan tugas sesuai standar nasional. Kami berharap setelah mengikuti pelatihan dan lulus sertifikasi, para peserta dapat segera menerapkan pengetahuan yang diperoleh di unit kerja masing-masing,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Di akhir acara, Sekda H. Muhammad Noor menambahkan bahwa Pemkab HSS masih menghadapi tantangan terkait ketersediaan pejabat bersertifikasi di bidang PBJ. Oleh karena itu, ia mendorong BKPSDM untuk menyelenggarakan lebih banyak kegiatan serupa agar pengetahuan tentang pengadaan barang dan jasa dapat merata di kalangan pejabat HSS.
Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan ASN di Kabupaten HSS semakin profesional, berkompeten, dan mampu mengimplementasikan praktik pengadaan barang dan jasa yang transparan dan akuntabel, mendukung upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.












