Pemkab HSS Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Kemiskinan dan Risiko Pembangunan

  • Bagikan
Wabup HSS Hadiri Rakor Kemiskinan dan Risiko Pembangunan Tingkat Kabupaten Tahun 2026. (Foto: Diskominfo HSS/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat langkah strategis dalam upaya menekan angka kemiskinan dan mengantisipasi risiko pembangunan daerah melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Kemiskinan dan Risiko Pembangunan Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Bupati HSS, Kamis (7/5/2026).

Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP., dan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Tim Pakar Pendampingan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten HSS, kepala perangkat daerah lingkup Pemkab HSS, para camat, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, pihak swasta, Baznas HSS, hingga perwakilan organisasi masyarakat, profesi, tokoh masyarakat, dan media.

Dalam sambutan Bupati HSS yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan membutuhkan kerja bersama seluruh pihak dengan dukungan data yang akurat dan mutakhir. Data tersebut dinilai menjadi fondasi penting agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga : Dekranasda HSS Dorong Kerajinan Bambu Loksado Tembus Pasar Nasional dan Ekspor

Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya sinergi antar sektor, mulai dari bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, hingga pemerintah kecamatan dan desa. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar program penanganan kemiskinan berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, kolaborasi, serta penggunaan data yang akurat agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar H. Suriani saat membuka kegiatan.

Tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, Pemkab HSS juga menaruh perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat sebagai upaya menciptakan kemandirian ekonomi warga. Pemerintah daerah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah dan menghindari tumpang tindih program sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal dan merata.

Baca Juga  Pemkab HSS Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba Lewat Sinergi dengan BNNK

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah kepala perangkat daerah mengenai program, capaian, tantangan, serta strategi penanganan kemiskinan dan risiko pembangunan di Kabupaten HSS. Paparan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinkronisasi program dan menyamakan persepsi antar perangkat daerah maupun stakeholder terkait.

Baca Juga : Kecombrang Loksado Diproyeksikan Jadi Ikon Kuliner dan Agrowisata HSS

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berharap tercipta koordinasi yang semakin solid antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

Selain itu, forum tersebut juga diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah strategis yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan daerah yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *