Nusawarta.id, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menghadiri peringatan Haul ke-91 Datu Balai Jama’il Bin Sutajaya yang digelar di Kubah Datu Balai, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Rabu (22/7/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan ulama kharismatik dalam menyebarkan syiar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Bupati Hulu Sungai Selatan diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, H. Zulkipli, S.Sos., M.AP., yang hadir bersama ratusan jamaah dari berbagai daerah. Suasana haul berlangsung khidmat dengan rangkaian doa dan pembacaan manaqib sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Datu Balai Jama’il Bin Sutajaya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Zulkipli membacakan sambutan tertulis Bupati Hulu Sungai Selatan. Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya haul yang hingga kini terus dilestarikan oleh keluarga besar almarhum, panitia pelaksana, serta masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan perjuangan para ulama.
Menurut Bupati, haul tidak hanya menjadi agenda tahunan untuk mengenang sosok yang telah wafat, tetapi juga menjadi sarana refleksi dalam meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang diwariskan para ulama kepada umat.
Baca Juga : Pemkab HSS Berburu Motif Sasirangan Terbaik, Bupati: Harus Punya Makna dan Jati Diri
“Haul bukan sekadar mengenang seseorang yang telah wafat, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali jejak perjuangan, keteladanan, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan para ulama. Dari mereka kita belajar tentang keikhlasan, kesabaran, istiqamah, dan pengabdian tanpa pamrih dalam membimbing umat,” demikian kutipan sambutan Bupati yang dibacakan H. Zulkipli.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjadikan perjuangan para ulama sebagai teladan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan zaman, generasi muda tidak hanya memerlukan pendidikan formal dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan pembinaan karakter, akhlak mulia, serta nilai-nilai spiritual sebagai bekal membangun masa depan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kuatnya kehidupan beragama, terjaganya akhlak masyarakat, serta kokohnya persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Melalui momentum haul tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, memperkuat keimanan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, religius, dan sejahtera.
Peringatan haul juga dinilai menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah mengakar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah mencerminkan besarnya penghormatan terhadap para ulama yang telah berjasa dalam membangun kehidupan keagamaan di daerah tersebut.
Mengakhiri sambutan, Bupati mengajak seluruh jamaah menjadikan nilai-nilai perjuangan para ulama sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari serta semangat dalam membangun daerah.
“Mari kita satukan semangat dalam kebersamaan untuk membangun desa, menata kota, demi mewujudkan Hulu Sungai Selatan yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan berteknologi (SEMANGAT),” tutup sambutan Bupati.
Melalui peringatan Haul ke-91 Datu Balai Jama’il Bin Sutajaya, diharapkan semangat perjuangan, keteladanan, dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan para ulama terus hidup di tengah masyarakat serta menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkarakter, religius, dan berkelanjutan.












