Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) menggelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Forum Anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Kandangan, Senin (3/8/2026), tersebut menjadi upaya pemerintah daerah dalam memperkuat peran anak sebagai mitra pembangunan sekaligus pelopor perlindungan anak.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, dan diikuti sebanyak 65 peserta yang terdiri atas anggota Forum Anak Kabupaten HSS serta perwakilan Forum Anak dari 11 kecamatan se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kepala Dinas PMD PPA Kabupaten HSS, Muhammad Taufiqurrahman, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota Forum Anak agar semakin memahami hak dan peran anak dalam pembangunan. Selain itu, pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta mendorong terwujudnya partisipasi anak yang bermakna dalam proses pembangunan daerah.
Menurutnya, Forum Anak memiliki peran strategis sebagai wadah yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, terlibat dalam berbagai kegiatan positif, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang ramah anak.
Sementara itu, Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas Forum Anak merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan maupun pembangunan daerah.
“Forum Anak memiliki posisi yang sangat penting sebagai wadah bagi anak-anak untuk belajar menyampaikan pendapat, mengembangkan kreativitas, melatih kepemimpinan, serta menjadi penggerak dalam menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Hj. Mustaidah, keberadaan Forum Anak juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar berpartisipasi secara aktif dalam berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan mereka. Dengan demikian, suara anak dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pembangunan yang lebih inklusif.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi seluruh peserta, khususnya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, keberanian menyampaikan ide, serta memperkuat pemahaman mengenai peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat semakin percaya diri, berani menyampaikan gagasan, mampu berkomunikasi dengan baik, dan memahami perannya sebagai pelopor serta pelapor dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan mereka. Materi pertama bertajuk Merangkai Partisipasi Anak yang Bermakna dalam Program Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan (PAPP), yang disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten HSS, M. Arliyan Syahrial, M.Pd.
Baca Juga : Pemkab HSS Peringati Hari Anak Nasional dalam Apel Gabungan
Melalui materi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan anak dalam proses perencanaan pembangunan agar kebijakan yang dihasilkan mampu mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan anak secara lebih optimal.
Sementara materi kedua disampaikan oleh profesional trainer, Desy Faurina, yang membahas teknik public speaking, kemampuan berbicara di depan umum, serta membangun rasa percaya diri sebagai Pelopor dan Pelapor Forum Anak. Materi ini diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan komunikasi yang efektif sehingga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini juga dihadiri Camat Kandangan, Camat Angkinang, Camat Daha Utara, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Melalui peningkatan kapasitas Forum Anak, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berharap lahir generasi muda yang aktif, kreatif, berkarakter, serta mampu berpartisipasi dalam pembangunan daerah sekaligus menjadi pelopor dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak.












