Nusawarta.id — Banjarbaru. Haul ke-21 Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang diperingati pada 5 Rajab 1447 Hijriah menjadi momentum masyarakat termasuk para relawan di Kalimantan Selatan untuk mencari keberkahan. Di tengah jutaan lautan manusia yang memadati kawasan Sekumpul, terselip kisah-kisah inspiratif tentang ketulusan yang tidak terukur oleh materi.
Salah satunya datang dari Relawan Sahabat Banua yang bersinergi dengan Sales Wifi My Republic, mendirikan posko pelayanan bagi para jemaah Haul Guru Sekumpul di Jalan Trikora, Landasan Ulin Kota Banjarbaru.
Ketua Relawan Sahabat Banua, Anto, mengungkapkan bahwa Haul Guru Sekumpul bukan sekadar seremoni keagamaan tahunan, melainkan momentum emas untuk “mengetuk pintu langit” demi mengharap keberkahan.
Anto mengakui adanya keterbatasan sumber dana, namun banyak relawan mampu membuktikan bahwa niat baik selalu menemukan jalannya. Baginya, kekurangan biaya bukanlah tembok penghalang, melainkan jembatan untuk mempererat persaudaraan antar-relawan.
“Yang utama adalah mencari keberkahan. Walaupun biaya terbatas, saya selalu mengajak rekan-rekan relawan untuk bersinergi dan bergerak bersama. Semangat gotong royong itulah modal utama kami,” kata Anto.
Baca Juga : Pemkab HSS Lepas Relawan Air Bersih dan Kebersihan ke Sekumpul pada Peringatan 5 Rajab
Posko relawan Sahabat Banua secara konsisten membagikan bingkisan sederhana namun bermanfaat bagi para jemaah yang menempuh perjalanan jauh dari berbagai penjuru Indonesia. Bingkisan yang dibagikan antara lain roti dan aneka snack untuk pengganjal lapar, susu kemasan kecil untuk menjaga stamina, serta Air mineral untuk melepas dahaga di tengah kerumunan.
Relawan Sahabat Banua berharap perhelatan akbar yang dihadiri jutaan orang ini bisa terus berjalan dengan khidmat, aman, lancar, dan tertib hingga seluruh jemaah kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. (Arm/Red)












