Sempat Terhenti, Pembangunan MPP Tanah Bumbu Dilanjutkan dengan Anggaran Rp5 Miliar

  • Bagikan
Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kelurahan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Foto: Poros Kalimantan/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali melanjutkan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Kelurahan Batulicin pada tahun anggaran berjalan. Untuk melanjutkan proyek strategis tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar yang difokuskan pada pekerjaan konstruksi lanjutan gedung MPP yang sempat terhenti.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan fisik, khususnya pengerjaan dinding bangunan gedung dua lantai yang hingga kini masih berupa struktur rangka beton. Keberlanjutan pembangunan MPP ini diharapkan dapat menghadirkan pusat pelayanan terpadu yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik hanya dalam satu lokasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Yusri, menyampaikan bahwa kelanjutan pembangunan MPP sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk menuntaskan proyek tersebut, namun pelaksanaannya tetap harus disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia setiap tahunnya.

Baca Juga : Angka Pengangguran Tanah Bumbu Turun Signifikan, Tertinggi se-Kalsel

“Kami tentu menginginkan pembangunan ini bisa segera rampung agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, penyelesaiannya tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang ada,” ujar Muhammad Yusri saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan MPP yang mulai dibangun sejak tahun 2024 tersebut belum terawat secara optimal. Pagar proyek di beberapa sisi terlihat roboh, sementara area sekitar bangunan masih dipenuhi sisa-sisa material konstruksi yang belum dibersihkan.

Selain itu, rumput liar tampak tumbuh cukup lebat di sekitar lokasi, mengindikasikan bahwa aktivitas pembangunan sempat terhenti dalam waktu yang cukup lama.

Tak hanya itu, struktur beton bangunan juga mulai menunjukkan tanda-tanda terpapar cuaca. Munculnya lumut serta noda akibat rembesan air hujan terlihat di beberapa bagian bangunan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas konstruksi apabila tidak segera ditangani melalui pekerjaan lanjutan dan perawatan yang memadai.

Baca Juga  Hari Kesehatan Nasional di Tanah Bumbu, Bupati Zairullah Ajak Masyarakat Utamakan Hidup Sehat

Hingga saat ini, total anggaran yang telah digelontorkan untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik tersebut diperkirakan mencapai sedikitnya Rp20 miliar sejak proyek ini pertama kali dimulai. Anggaran tersebut dialokasikan secara bertahap sesuai dengan tahapan pembangunan serta kemampuan keuangan daerah pada setiap tahun anggaran.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Kalsel Sosialisasikan Revitalisasi Nilai Pancasila di Tanah Bumbu

Ke depan, gedung MPP Tanah Bumbu diproyeksikan menjadi pusat pelayanan publik terpadu yang menghadirkan berbagai layanan pemerintahan dalam satu atap. Selain layanan administrasi pemerintahan, MPP ini juga direncanakan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti area parkir yang memadai, ruang tunggu yang nyaman, serta area khusus untuk pemberdayaan dan promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Meski anggaran lanjutan telah disiapkan dan pengerjaan fisik kembali dianggarkan, hingga kini pihak Dinas PUPR maupun instansi terkait belum dapat memastikan target waktu penyelesaian pembangunan secara keseluruhan. Pemerintah daerah berharap proyek pembangunan MPP ini dapat terus berjalan secara bertahap hingga akhirnya siap dioperasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *