Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat dengan menggelar Rapat Pleno Penetapan Siswa Sekolah Rakyat Permanen, Kamis (3/7/2026). Rapat tersebut menjadi tahapan penting dalam memastikan calon peserta didik yang akan mengikuti program benar-benar berasal dari keluarga yang berhak menerima layanan pendidikan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sekretariat Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu itu dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M. Putu Wisnu Wardhana.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Sosial Tanah Bumbu Liana Hamita, Kepala Dinas Pendidikan Amiluddin, serta para pendamping dan pengurus Program Keluarga Harapan (PKH) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Agenda utama rapat adalah melakukan verifikasi terhadap anak-anak yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai memenuhi syarat sebagai calon peserta didik Sekolah Rakyat Permanen. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan program benar-benar menyasar keluarga yang membutuhkan, khususnya kelompok masyarakat yang berada pada kategori DTSEN 1 dan DTSEN 2.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan M. Putu Wisnu Wardhana, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat, mulai dari proses seleksi peserta didik hingga kesiapan tenaga pendidik dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
“Pemerintah daerah menyatakan sangat mendukung dan siap melaksanakan proses belajar mengajar pada tahun ini, sehingga Program Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik,” ujar Wisnu saat menyampaikan pesan Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penetapan Sekolah Rakyat Permanen di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta pendamping PKH menjadi faktor penting dalam menyukseskan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah tersebut.
Ia menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak dari kelompok rentan memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan.
Selain membuka akses pendidikan, Sekolah Rakyat juga diharapkan menjadi salah satu instrumen dalam upaya menekan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mampu memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memastikan akan terus mengawal seluruh tahapan pelaksanaan program hingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan secara optimal sesuai target yang telah ditetapkan.
“Pemerintah daerah akan terus mengawal dan memberikan dukungan hingga seluruh proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Tanah Bumbu dapat terlaksana secara optimal,” demikian pesan Bupati.
Melalui rapat pleno tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan proses seleksi yang tepat sasaran dan dukungan lintas sektor, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang lebih berdaya saing sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.












