Nusawarta.id, Kandangan – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor, SE., S.Sos., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, menyerahkan secara simbolis beasiswa pendidikan kepada tiga siswi, terdiri atas dua orang siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan satu orang siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama/MTSN. Penyerahan berlangsung di Ruang Kerja Bupati HSS, Selasa (24/02), dalam suasana penuh haru dan kepedulian.
Beasiswa tersebut merupakan bagian dari Program Bantuan Pendidikan bagi anak korban kekerasan yang diinisiasi oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Pusat bekerja sama dengan PT Bayan Resources melalui program Bayan Peduli. Untuk jenjang Sekolah Dasar, bantuan yang diberikan sebesar Rp3.000.000, sementara untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama sebesar Rp5.000.000 dan Sekolah Menengah Atas sebesar Rp7.000.000.
Calon penerima beasiswa merupakan anak-anak korban kekerasan yang berada dalam pendampingan LPAI, baik pusat maupun daerah, serta berasal dari keluarga kurang mampu. Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang ditempuh. Program ini disalurkan dua kali dalam setahun, setiap enam bulan atau per semester, dan dapat berlanjut berdasarkan hasil evaluasi dari LPAI Pusat.
Baca Juga : Perkuat Akses Keuangan Inklusif, Pemkab HSS Matangkan Program TPAKD 2026
Dalam sambutannya, Bupati HSS H. Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada LPAI serta Bayan Peduli atas kontribusi nyata dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang tidak boleh terputus oleh kondisi apa pun.
“Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mereka tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun sedang menghadapi ujian berat dalam hidupnya. Kita tidak boleh membiarkan masa depan mereka terhenti karena keadaan,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk terus memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak korban kekerasan, termasuk memastikan mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi lintas sektor, baik dengan lembaga pemerintah, organisasi sosial, maupun pihak swasta.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor turut memberikan pesan penuh motivasi kepada para penerima beasiswa. Ia mengajak anak-anak untuk tetap tegar, tidak larut dalam kesedihan, dan menjadikan pendidikan sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga : Pemkab HSS Ikuti Zoom Meeting LSDP, Perkuat Layanan Pengelolaan Persampahan
“Belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh. Jangan pernah menyerah pada keadaan. Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah,” pesannya.
Program beasiswa ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi anak-anak untuk bangkit dari trauma, membangun kembali rasa percaya diri, serta menatap masa depan dengan optimisme. Melalui kolaborasi kemanusiaan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan bersama para mitra menunjukkan bahwa di tengah luka dan ujian kehidupan, harapan tetap dapat tumbuh, dan pendidikan menjadi cahaya yang menuntun langkah anak-anak menuju masa depan yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Muhammad Taufiqurrahman, SSTP, beserta jajaran, yang mendukung penuh pelaksanaan program perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.












