Genjot PAD, Pemkab HSS Siapkan Transformasi Pasar Kandangan Jadi Pasar Modern Berstandar Nasional

  • Bagikan
Pemkab HSS Ingin Pasar Kandangan menjadi pasar tradisional modern. (Foto: Diskominfo HSS/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mempercepat langkah transformasi Pasar Rakyat Terpadu Kandangan menjadi pasar tradisional modern berstandar nasional dan berbasis digital sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan HSS Tahun 2026 yang digelar di Aula Rakat Mufakat (Ramu), Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, Senin (6/7). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati HSS H. Syafrudin Noor, SE, S.Sos., serta dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan Tim Pakar HSS.

Dalam arahannya, Bupati H. Syafrudin Noor menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk menyusun langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi daerah melalui peningkatan PAD.

Menurutnya, keberadaan Pasar Rakyat Terpadu Kandangan memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang perlu dikelola secara lebih profesional agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.

“Kegiatan ini adalah momentum penting untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kemandirian fiskal Kabupaten HSS. Kita ingin Pasar Rakyat Terpadu Kandangan bisa menjelma menjadi pasar modern yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI),” ujar Syafrudin Noor.

Baca Juga : Bupati HSS Tegaskan ASN Jangan Tunda Pekerjaan

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat sinergi dalam merealisasikan program pengembangan pasar tersebut.

“Rapat ini harus menghasilkan langkah nyata. Saya minta seluruh OPD saling berkolaborasi, jangan bertindak sendiri-sendiri,” tegasnya.

Untuk memperkuat perencanaan, rakor menghadirkan empat anggota Tim Pakar HSS, yakni Dr. H. Hamdi, SE, MM, Dr. Diny Mahdany, SH, MH, Wagimin, SP, MM, dan Adi Perdana, A.Md., ST. Pembahasan difokuskan pada analisis kondisi eksisting serta rekomendasi pengembangan Pasar Rakyat Terpadu Kandangan sebagai pusat perdagangan yang lebih kompetitif.

Baca Juga  Pemkab HSS Tegaskan Komitmen Antikorupsi dan Percepatan Program Pembangunan

Usai pembukaan, jalannya rapat dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda HSS, Dr. dr. Hj. Rasyidah, M.Kes., bersama OPD terkait untuk membahas langkah implementasi dari rekomendasi yang telah disusun.

Dalam pemaparannya, Adi Perdana menjelaskan cetak biru pengembangan Pasar Rakyat Terpadu (Pasar Subuh) Kandangan yang menargetkan peningkatan kualitas tata kelola melalui penerapan standar nasional maupun internasional.

Salah satu target utama adalah perolehan sertifikasi ISO 9001:2015 sebagai pengakuan atas sistem manajemen pengelolaan pasar yang profesional. Selain itu, pasar juga diarahkan memperoleh Sertifikasi SNI 8152:2021 guna memastikan standar kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Tidak hanya berfokus pada aspek sertifikasi, Tim Pakar juga merekomendasikan perubahan status kelembagaan pengelola pasar dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menurut Adi Perdana, perubahan status tersebut akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan keuangan dan operasional sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara optimal.

Baca Juga : Sekda HSS Buka Sosialisasi PP Perizinan Berbasis Risiko dan Pendampingan LKPM 2026

“Kami mengupayakan agar UPTD Pasar Kandangan dapat bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan status BLUD, pengelolaan keuangan dan operasional pasar akan jauh lebih mandiri, fleksibel, dan cepat dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Selain itu, pengembangan pasar juga akan mengedepankan digitalisasi, mulai dari sistem administrasi, tata kelola hingga mekanisme transaksi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi, efisiensi pengelolaan, serta meminimalkan potensi kebocoran PAD.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten HSS berharap seluruh rekomendasi yang telah disusun Tim Pakar dapat segera ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas OPD. Transformasi Pasar Rakyat Terpadu Kandangan diharapkan tidak hanya menjadikan pasar sebagai pusat perdagangan modern yang nyaman dan berdaya saing, tetapi juga sebagai salah satu sumber utama peningkatan PAD guna mendukung terwujudnya kemandirian fiskal Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *