Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi meluncurkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta Desa/Kelurahan Open Defecation Free (ODF) sebagai langkah strategis mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Peluncuran program tersebut dilaksanakan di Pendopo Bupati HSS pada Rabu (11/3/2026).
Program ini diluncurkan langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor, SE., S.Sos. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten sebagai bentuk apresiasi terhadap para kader kesehatan di daerah.
Acara tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS TGH. Muhammad Zailani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., Sekretaris Daerah Kabupaten HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., para staf ahli dan asisten Setda, kepala perangkat daerah, camat, serta lurah dan kepala desa se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Baca Juga : Wabup HSS Hadiri Silaturahmi Alumni SMA 1 Idhata Kandangan
Dalam sambutannya, Bupati Syafrudin Noor menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi anak menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman merupakan upaya konkret pemerintah daerah untuk memastikan sekolah menjadi tempat yang ramah bagi anak, bebas dari kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi.
“Kita berharap melalui program ini sekolah-sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat menjadi lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan maupun diskriminasi, sehingga setiap anak dapat belajar dengan tenang, nyaman dan penuh semangat,” ujar Syafrudin Noor.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong percepatan pencapaian desa dan kelurahan berstatus Open Defecation Free (ODF). Bupati menjelaskan bahwa ODF merupakan kondisi di mana masyarakat sudah tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan dan seluruh warga telah menggunakan fasilitas sanitasi yang layak.
Dengan tercapainya desa atau kelurahan ODF, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Baca Juga : Safari Ramadhan di Padang Batung, Bupati HSS Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan
Pada kesempatan yang sama, Bupati HSS juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak.
Di akhir kegiatan, Bupati Syafrudin Noor secara resmi melaunching Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta Desa/Kelurahan ODF sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.
Melalui implementasi program tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi anak, sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi serta perilaku hidup bersih dan sehat. Upaya ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang lebih sehat, ramah anak, dan sejahtera.












