Nusawarta.id, Berau – Wakil Bupati Balangan Ahmad Fauzi memimpin kunjungan kerja dan studi tiru Pemerintah Kabupaten Balangan ke Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, untuk mempelajari penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang dinilai berhasil dan menjadi salah satu rujukan pengelolaan lalu lintas di Kalimantan.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Selasa (9/6/2026), turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Balangan H. Musa beserta jajaran. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Berau.
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kabupaten Balangan dengan memilih Berau sebagai tujuan studi tiru. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran terkait lalu lintas dan perhubungan, tetapi juga wadah mempererat hubungan antardaerah serta bertukar pengalaman pembangunan.
“Selamat datang di Kabupaten Berau. Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi wadah berbagi pengalaman dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang perhubungan dan lalu lintas,” ujarnya.
Pertemuan tersebut berkembang menjadi forum diskusi mengenai berbagai isu pembangunan daerah, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur yang adaptif, hingga strategi pengembangan ekonomi di tengah tantangan perubahan zaman.
Di hadapan rombongan Balangan, Sri Juniarsih memaparkan arah pembangunan Kabupaten Berau yang saat ini fokus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, daerah yang selama ini dikenal sebagai wilayah pertambangan perlu membangun fondasi ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Ia memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan Berau, seperti Air Panas Pemapak, Telaga Biru, kawasan pesisir selatan, hingga Kecamatan Biduk-Biduk yang memiliki panorama laut dan kekayaan bawah laut yang menjadi daya tarik wisatawan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Berau juga terus memperkuat infrastruktur pendukung menuju kawasan wisata guna meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan pengunjung.
“Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terus kami dorong. Kepulauan Derawan merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang memiliki daya tarik luar biasa. Selain itu, Berau juga memiliki berbagai potensi unggulan lain, termasuk komoditas kakao yang telah dikenal kualitasnya dan dipasarkan hingga ke luar daerah,” kata Sri Juniarsih.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Balangan H. Musa menjelaskan bahwa selain mempelajari penerapan KTL, pihaknya juga berbagi pengalaman mengenai pengelolaan penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya yang telah diterapkan di Balangan.
Menurutnya, inovasi tersebut dikembangkan untuk menghadirkan penerangan di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik, terutama di kawasan perbatasan dan ruas jalan dengan tingkat pencahayaan minim.
“Kami berbagi pengalaman terkait pemanfaatan lampu tenaga surya untuk penerangan jalan umum. Mudah-mudahan dapat menjadi salah satu referensi yang bermanfaat bagi Kabupaten Berau,” ujarnya.
Baca Juga : Disdukcapil Balangan Evaluasi Layanan Adminduk, Perkenalkan Aplikasi Galuh Sanggam
Menanggapi hal tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dibagikan Pemerintah Kabupaten Balangan. Ia menilai setiap praktik baik yang terbukti berhasil di daerah lain layak dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menciptakan program baru, tetapi juga keterbukaan untuk belajar dan mengadopsi inovasi dari daerah lain.
Kunjungan kerja ditutup dengan diskusi lanjutan, penyerahan cendera mata, dan foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan serta peluang kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Berau dan Pemerintah Kabupaten Balangan di masa mendatang.












