Bupati Abdul Hadi Tegaskan Komitmen Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Meski APBD Balangan Menurun

  • Bagikan
Bupati Balangan didampingi Ketua TP-PKK saat penutupan BIF 2026. (Foto: MC Balangan/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pendidikan meski kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penurunan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Balangan, Abdul Hadi, saat menutup Balangan Islamic Festival (BIF) 2026 di kawasan Komplek Perkantoran Tugu Maritam, Paringin Selatan, Senin (8/6/2026) malam.

Di hadapan ribuan warga yang menghadiri kegiatan tersebut, Abdul Hadi menekankan bahwa pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Karena itu, program beasiswa 1.000 sarjana akan tetap dipertahankan untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan tinggi.

“Meskipun APBD Kabupaten Balangan mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap menganggarkan program beasiswa 1.000 sarjana bagi masyarakat Kabupaten Balangan,” ujar Abdul Hadi.

Baca Juga : Pemkab Balangan Prioritaskan Program Keagamaan di Tengah Efisiensi Anggaran

Selain program beasiswa, Pemkab Balangan juga terus memberikan dukungan kepada para santri yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.

Tidak hanya mempertahankan program yang telah berjalan, pemerintah daerah juga meluncurkan kebijakan baru berupa jaminan pendidikan bagi anak yatim yang ditinggalkan ayahnya karena meninggal dunia. Program tersebut akan dijalankan melalui skema perlindungan sosial yang telah disiapkan pemerintah.

Abdul Hadi menjelaskan, manfaat program itu tidak hanya berupa santunan, tetapi juga dukungan pendidikan hingga perguruan tinggi bagi anak-anak yang kehilangan tulang punggung keluarga.

“Kami ingin memastikan anak-anak yang kehilangan ayahnya tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Karena itu, manfaat program perlindungan ini tidak hanya mencakup santunan, tetapi juga dukungan pendidikan bagi anak yang ditinggalkan,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Balangan Luruskan Isu Penyebab Banjir Bandang Tebing Tinggi, Tegaskan Faktor Curah Hujan Ekstrem

Ia menambahkan, program tersebut didukung melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang selama tiga tahun terakhir telah dijalankan Pemkab Balangan melalui pembayaran premi asuransi jiwa dan kecelakaan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Menurut Abdul Hadi, berbagai program pendidikan yang dijalankan saat ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tujuan pemekaran Kabupaten Balangan, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Pemkab Balangan Raih Peringkat I Penghargaan Pro-Karier ASN Regional VIII BKN

Ia menyebut, pada usia Kabupaten Balangan yang ke-23 tahun, berbagai capaian pembangunan telah dirasakan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan yang terus diperkuat untuk menciptakan generasi muda yang lebih berdaya saing.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Balangan Islamic Festival 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik dalam penguatan syiar keagamaan, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *