Pesantren Al-Ishlah Bondowoso Dorong Kebangkitan UMKM Lewat Bazar

  • Bagikan
Deputi Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Riza Damanik mengunjungi Bazar UMKM di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso (Foto: Rezi/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Bondowoso — Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, Jawa Timur, menggelar Bazar UMKM sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan menengah berbasis pesantren.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Ahad (2-4 Oktober 2026), tersebut diikuti 36 pelaku UMKM. Beragam produk ditawarkan, mulai dari kerajinan tangan, olahan daging, pisang, umbi-umbian, hingga berbagai produk makanan dan kerajinan lainnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan kunjungan Deputi Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Riza Damanik, pada Minggu (4/10/2026). Ia hadir mewakili Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman yang sebelumnya dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut.

Baca Juga : Dugaan Aliran Uang Ratusan Miliar ke Nusron Kembali Mencuat di Sidang Haji

Kunjungan dilakukan setelah Riza bersama Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, KH Thoha Yusuf Zakariya Ma’shum, mengikuti pelepasan puluhan ribu peserta Jaka Sopan (Jalan Kaki Bondowoso-Dadapan).

Kehadiran Kementerian UMKM menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM berbasis pesantren, khususnya di Jawa Timur.

Selain bazar UMKM, kegiatan juga diramaikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan tingkat provinsi hingga kabupaten. Layanan tersebut terbuka bagi masyarakat dan pengunjung bazar.

Panitia juga menyediakan bazar pangan murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Panitia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi alumni, jamaah, dan simpatisan Al-Ishlah dalam mengembangkan usaha mereka.

Baca Juga : KPK Ingatkan Pejabat Baru Segera Laporkan Harta Kekayaan

Salah seorang pelaku UMKM yang merupakan alumni Al-Ishlah mengaku mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut, terutama dalam memperluas jaringan pemasaran.

“Bazar Jaka Sopan ini pertama kali saya ikut tahun 2024. Alhamdulillah, setelah dari bazar ini saya mendapat banyak relasi dan mulai berjualan di bazar lainnya dari relasi yang saya dapatkan waktu berjualan di sini,” ujarnya.

Baca Juga  Sopir Diduga Mengantuk, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman di Tol Pasuruan–Probolinggo

Bazar UMKM Al-Ishlah diharapkan dapat terus digelar setiap tahun dan semakin memperluas dampak positif bagi pelaku usaha serta masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *