Pemkab Tanah Bumbu Dorong Pelestarian Tenun Pagatan Lewat Lomba Desain Motif

  • Bagikan
Memberikan Pemenang Lomba Desain Motif Tenun Tahun 2026. (Foto: Kabar Kalimantan/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan industri kerajinan melalui Lomba Desain Motif Tenun Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan menciptakan motif tenun yang memiliki ciri khas serta identitas daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu tersebut memasuki tahap penilaian dan pengumuman pemenang pada Senin (19/10/2026).

Lomba ini sejalan dengan misi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkompetensi, melestarikan budaya, serta memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis industri unggulan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Andrianto Wicaksono, mengapresiasi penyelenggaraan lomba tersebut.

Menurutnya, lomba desain motif tenun tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM), khususnya sektor kerajinan.

Tenun, kata dia, merupakan bagian dari identitas budaya yang mengandung nilai seni dan sejarah, sekaligus memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan. Karena itu, motif tenun khas Pagatan perlu terus diinovasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan karakter dan nilai budaya daerah.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap lahir desain-desain kreatif dan inovatif yang memiliki identitas kuat sehingga tenun Pagatan semakin dikenal serta mampu bersaing di pasar lokal, regional, hingga nasional.

Baca Juga : Karhutla Mengancam Tanah Bumbu, Wakil Ketua DPRD Imbau Warga Waspadai Kabut Asap

Baca Juga  Dinas Pendidikan Tanah Bumbu dan Bunda PAUD Gelar Lomba Berkarakter PAUD 2025

Kegiatan ini juga diharapkan membuka ruang bagi desainer, perajin, dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi mereka. Dengan demikian, industri kerajinan tenun dapat tumbuh, menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menilai keterlibatan pelajar dalam lomba tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah.

Ia mengaku bangga atas partisipasi para pelajar yang menunjukkan kreativitas dalam merancang motif tenun. Menurutnya, pengenalan budaya sejak dini diperlukan agar generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan turut mengembangkan tenun khas Tanah Bumbu.

Sebelum penjurian dimulai, pengurus Dekranasda Tanah Bumbu turut memeriahkan kegiatan melalui peragaan busana atau fashion show dengan mengenakan pakaian berbahan tenun Pagatan.

Beragam motif tenun ditampilkan beserta filosofi yang terkandung di dalamnya. Peragaan tersebut sekaligus memperlihatkan potensi tenun Pagatan untuk dikembangkan menjadi busana modern dan elegan tanpa meninggalkan nilai budaya yang melekat.

Andi Irmayani berharap kegiatan ini dapat memperkuat perkembangan kerajinan tenun sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.

Baca Juga : Pemkab Tanah Bumbu Siapkan Kredit Tanpa Bunga untuk 300 Pelaku Usaha Mikro

Lomba Desain Motif Tenun Tahun 2026 diikuti pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu. Pelaksanaannya berlangsung pada 7–16 September 2026, sebelum hasil penilaian diumumkan pada Oktober.

Berdasarkan hasil penilaian, Lyra Ayu Ningtias Aprilia dari SMAN 1 Kusan Hilir berhasil meraih juara pertama. Posisi juara kedua diraih Andi Wahyu Riswandi Saputra, sedangkan juara ketiga diraih Ghina Aqifah Rahmah. Keduanya juga berasal dari SMAN 1 Kusan Hilir.

Baca Juga  Bupati Tanah Bumbu Turun Langsung Sahur On The Road

Untuk kategori juara harapan, Randi dari SMKS Al-Hidayah Batulicin meraih Harapan I, disusul Safira Andini Saputri dari SMKN 2 Simpang Empat sebagai Harapan II dan Anung Luthfi Maheswara dari SMAN 1 Kusan Hulu sebagai Harapan III.

Sementara itu, penghargaan Juara Favorit diberikan kepada Umi Ratifa Rumaysha dari SMPN 3 Batulicin.

Melalui lomba ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pelestarian dan pengembangan tenun Pagatan. Selain menjaga warisan budaya, inovasi motif diharapkan dapat memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang bagi berkembangnya industri kerajinan lokal.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *