Nusawarta.id, Batulicin – Komunitas Batulicin Running LP sukses menggelar ajang Fun Run 10K bertema “Lari Sehat” pada Sabtu sore, (12/4/2025). Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti oleh sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan, terbagi dalam tiga kelompok pacer: 6, 8, dan 9. Mereka berkumpul sejak sore hari di Lapangan Bandara Bersujud, yang menjadi titik start dan finish lari.
Cuaca cerah dan atmosfer penuh kehangatan membuat kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang bagi para pelari dan warga Batulicin untuk menjalin kebersamaan. Diiringi semangat gotong royong dan senyum lebar para peserta, Fun Run ini membawa pesan penting: bahwa menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan inklusif.
Ketua panitia sekaligus tokoh penggerak komunitas, Bowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga rutin, melainkan bagian dari kampanye hidup sehat yang ingin mereka sebarkan lebih luas ke masyarakat Tanah Bumbu.
“Lari itu olahraga paling sederhana, murah, dan bisa dilakukan siapa saja, kapan saja. Tidak perlu alat mahal, hanya kemauan dan konsistensi. Kami ingin mengajak masyarakat Batulicin dan sekitarnya untuk mulai rutin berlari, karena manfaatnya luar biasa,” ujar Bowo saat ditemui usai acara.
Menurut Bowo, manfaat lari tidak hanya terbatas pada kebugaran fisik, tapi juga berdampak besar pada kesehatan mental dan sosial. Ia mengatakan bahwa banyak anggota komunitas yang dulunya mengalami stres atau gangguan kesehatan ringan, kini merasa lebih segar, semangat, dan termotivasi berkat kebiasaan berlari.
“Dengan lari, kita bisa tidur lebih nyenyak, pikiran lebih jernih, dan tentunya tubuh lebih bugar. Bonusnya, kita bisa dapat banyak teman baru. Itulah kenapa kami namakan komunitas ini Batulicin Running LP karena ini bukan hanya tentang lari, tapi tentang Life & Positivity,” imbuhnya.
Bowo juga membagikan beberapa kiat agar masyarakat bisa memulai kebiasaan lari dengan aman dan menyenangkan:
1. Mulai dari yang ringan – Tidak perlu langsung 5K atau 10K. Mulai dengan jalan cepat atau lari ringan sejauh 1 km pun sudah cukup untuk pemula.
2. Gunakan sepatu yang nyaman – Pilih alas kaki yang cocok agar tidak cedera.
3. Lari dengan teman atau komunitas – Agar lebih semangat dan termotivasi.
4. Atur napas dan detak jantung – Jangan terlalu memaksakan diri. Dengarkan tubuh.
5. Konsisten walau sedikit – Lari 10 menit setiap hari lebih baik daripada 1 jam seminggu sekali.
Bowo menegaskan bahwa komunitasnya terbuka bagi siapa saja, dari segala usia dan latar belakang. “Tidak ada syarat khusus. Yang penting niat dan semangat untuk hidup sehat. Kita di sini saling mendukung, bukan saling membandingkan,” ujarnya penuh semangat.
Ke depan, Komunitas Batulicin Running LP berencana menggelar kegiatan serupa secara berkala, termasuk lari tematik, pelatihan teknik dasar lari, hingga aksi sosial berbasis komunitas.
Melalui ajang seperti Fun Run 10K ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat terus tumbuh. Bowo pun menutup dengan ajakan hangat, “Ayo, mulai langkah sehatmu hari ini. Lari bukan tentang siapa yang tercepat, tapi siapa yang mau terus melangkah menuju hidup yang lebih baik.” Tutupnya. (San/Red)












