Bupati HSS Audiensi ke Kemendikdasmen, Usulkan Penguatan Kecakapan Abad 21 untuk Pelajar

  • Bagikan
Bupati HSS Syafrudin Noor Audiensi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Senin (16/6/2025), membahas penguatan pendidikan abad 21 di Kabupaten HSS. (Foto: Diskominfo Hss/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syafrudin Noor, melakukan audiensi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Senin (16/6/2025), bertempat di Gedung E Kemendikdasmen, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS, Akhmad Supian, serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Yuli Haryanto.

Audiensi ini menjadi ruang strategis bagi Pemerintah Kabupaten HSS untuk menyampaikan kebutuhan dan usulan konkret terkait peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam membekali peserta didik dengan kecakapan abad 21. Bupati Syafrudin Noor menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran yang selaras dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin memastikan anak-anak didik kita di Hulu Sungai Selatan siap menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digital saat ini. Karena itu, kami mengusulkan agar peserta didik dapat lebih dini memahami dan mempelajari kecerdasan buatan serta coding,” ujar Bupati.

Baca Juga Dukung Visi HSS 2025–2030, Pemkab Laksanakan Pelatihan Kearsipan untuk Desa dan PKK

Ia juga mengusulkan penguatan sarana pembelajaran berbasis teknologi, melalui dukungan perangkat seperti smart TV, laptop, proyektor, dan smart board di sekolah-sekolah. Usulan tersebut sejalan dengan upaya percepatan digitalisasi sekolah sebagaimana tertuang dalam Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2021 tentang Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus, yang mendorong integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.

Tak hanya teknologi, Pemkab HSS juga meminta perhatian terhadap kondisi sarana dan prasarana satuan pendidikan. Bupati menekankan pentingnya pembaruan fasilitas fisik serta ketersediaan buku literasi bermutu sebagai dasar pembentukan karakter dan pola pikir peserta didik.

“Literasi adalah pondasi. Jika kita ingin generasi cerdas dan kritis, kita harus mulai dari akses bacaan yang layak dan relevan,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkab HSS Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Syafrudin Noor Luncurkan Senada Plus

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 56/M/2022, yang menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual berbasis proyek dan penguatan karakter.

Audiensi ini menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten HSS dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan yang penuh tantangan. (Syairi/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *