Nusawarta.id, Jayawijaya – Personel Pos Napua Satgas Yonif 641/Bru menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di Distrik Wamena dengan mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) kepada siswa-siswi SMP YPPGI Anigou, Kampung Hurekama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa, Rabu (29/01/2025).
Komandan Pos Napua, Kapten Inf I Komang Agus Suratmaja, menugaskan Letda Inf Gultom bersama tujuh personel lainnya untuk mengajar di sekolah tersebut. Kehadiran mereka disambut antusias oleh para siswa yang bersemangat mengikuti pelajaran. Selain calistung, anak-anak juga diajak menyanyikan lagu-lagu nasional untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.
“Tugas kita adalah membantu mencerdaskan anak-anak Papua sebagai generasi penerus bangsa agar mereka bisa menjadi individu yang berguna bagi Nusa dan Bangsa,” ujar Kapten Inf Komang Agus.
Stefanus (15), salah satu siswa yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan kegembiraannya. “Abang besok-besok ke sekolah kami lagi ya. Kami senang diajari abang-abang TNI,” katanya penuh semangat.
Kepala Sekolah SMP YPPGI Anigou, Panus Wenda (51), menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari personel TNI. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang telah meluangkan waktu untuk mengajar siswa-siswi kami. Kehadiran mereka sangat membantu kami para guru,” ungkapnya.
Kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk anak-anak di daerah terpencil. Pasal 5 ayat (1) UU tersebut menyatakan bahwa “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.”
Selain itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juga mengatur bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab dalam penyediaan layanan pendidikan, termasuk di wilayah perbatasan dan daerah tertinggal.
Dengan adanya program tenaga pendidik dari Satgas Yonif 641/Bru ini, diharapkan anak-anak Papua semakin termotivasi untuk belajar dan memperoleh bekal ilmu guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (Syaf/Red)












