Nusawarta.id, Kandangan – Potensi pertanian semangka di wilayah Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), semakin berkembang. Hal itu terlihat dalam Semarak Panen Raya Semangka AMARA F1 di Pelabuhan Daha Selatan, Kamis (17/9/2026).
Bupati HSS H. Syafrudin Noor bersama Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menghadiri panen raya tersebut. Hadir pula Wakil Bupati H. Suriani, Ketua GOW HSS Hj. Misnawati Suriani, jajaran Pemkab HSS, perwakilan PT East West Seed Indonesia (EWINDO), serta kelompok tani setempat.
Panen raya turut dimeriahkan Lomba Karnaval Perahu Hias yang membawa hasil panen semangka sebagai bentuk promosi potensi pertanian masyarakat Daha. Selain itu, digelar lomba bobot buah semangka yang dimenangkan Rasyid dengan buah seberat 14 kilogram.
Baca Juga : Wabup HSS Bagikan Masker kepada Warga di Tengah Kabut Asap
Dalam kegiatan tersebut, Bupati HSS juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Rumah Swadaya (BRS) kepada 60 kepala keluarga masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan diberikan kepada 30 KK di Desa Baruh Jaya, 15 KK di Desa Sungai Mandala, dan 15 KK di Desa Mandala Murung Mesjid.
Syafrudin mengatakan panen raya merupakan hasil sinergi pemerintah daerah dengan PT EWINDO atau Cap Panah Merah, pemerintah kecamatan dan desa, penyuluh, serta petani.
Menurutnya, semangka yang dihasilkan petani Daha memiliki kualitas baik dengan rasa manis, tekstur padat, dan ukuran buah besar. Dengan masa tanam sekitar 75 hari, komoditas tersebut dinilai berpotensi meningkatkan pendapatan petani.
“Budidaya semangka ini sangat menjanjikan. Sebagai contoh, dengan modal sekitar Rp200 juta dapat menghasilkan penjualan sekitar Rp450 juta, sehingga keuntungan mencapai kurang lebih Rp250 juta,” ujar Syafrudin.
Managing Director EWINDO Isak Heryawan mengapresiasi keberhasilan petani membudidayakan semangka AMARA F1 di tengah musim kemarau. Varietas tersebut disebut memiliki rasa manis dan renyah, produktivitas baik, serta sesuai dengan kondisi lahan pasang surut di wilayah Negara dan Daha.
Pengembangan semangka juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan saat musim penghujan. Hasil panen AMARA F1 dari Daha bahkan telah didistribusikan ke sejumlah daerah, termasuk Pulau Jawa, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Pemkab HSS bersama EWINDO berencana melanjutkan kerja sama pengembangan komoditas tersebut melalui dukungan infrastruktur, distribusi hasil panen, penyediaan benih berkualitas, serta pendampingan bagi petani.












