Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) gerak cepat dalam menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah. Bupati HSS H. Syafrudin Noor memimpin langsung Rapat Terbatas Evaluasi Penanganan Banjir bersama jajaran terkait, bertempat di ruang kerja Bupati HSS, Senin (5/1/2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati HSS, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkim LH, Kepala BPKPD, Kepala Dinas Kominfo, Kalak BPBD, serta Camat Kalumpang, Camat Kandangan, Camat Daha Utara, dan Camat Angkinang.
Dalam arahannya, Bupati HSS menegaskan pentingnya langkah konkret dan terukur untuk mengatasi banjir, baik dari sisi penanganan jangka pendek maupun solusi berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah normalisasi sungai di beberapa titik rawan banjir.
Bupati meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melaksanakan pengerukan sungai sebagai langkah awal. Untuk tahap awal, pengerukan akan difokuskan di wilayah Bangkau yang dinilai paling urgen dalam penanganan banjir. Selanjutnya, normalisasi sungai juga akan dilakukan di wilayah Kalumpang dan Wawaran, Kecamatan Angkinang. Total panjang sungai yang direncanakan untuk dinormalisasi mencapai sekitar 30 kilometer.
Baca Juga :
Selain upaya teknis penanganan banjir, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai bentuk bantuan bagi masyarakat terdampak. Melalui Dinas Sosial, disiapkan sebanyak 1.500 paket sembako yang akan disalurkan kepada warga terdampak banjir. Setiap paket sembako tersebut berisi gula pasir 1 kilogram, kecap 1 botol, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 1 liter, sarden 5 kaleng, susu 1 kaleng, serta teh 1 kotak.
Tidak hanya itu, bantuan pangan juga diberikan melalui program Cadangan Pangan Dinas Pertanian. Setiap kepala keluarga terdampak akan menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama empat bulan berturut-turut.
Bagi warga yang rumahnya, khususnya lantai rumah, terus menerus terendam banjir, pemerintah daerah menyiapkan bantuan dana sebesar Rp250.000 per rumah tangga. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembelian papan atau balok titian, dan akan disalurkan melalui masing-masing camat.
Dalam jangka menengah hingga panjang, Pemkab HSS juga merencanakan program peninggian tiang bawah rumah panggung bagi warga terdampak, khususnya di wilayah Kecamatan Kalumpang, sebagai upaya adaptasi terhadap kondisi banjir yang kerap terjadi.
Bupati HSS menekankan bahwa seluruh bantuan yang diberikan harus dilaksanakan sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun keuangan.
Baca Juga : Puncak Hari Jadi ke-66 Batola Dihadiri Bupati HSS, Rekor MURI Masak Habang Pecah
Di akhir rapat, Bupati HSS meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk segera gerak cepat melaksanakan hasil keputusan rapat tersebut serta secara berkala melaporkan perkembangan pelaksanaannya. Ia berharap langkah cepat dan sinergi lintas perangkat daerah dapat meringankan beban masyarakat serta meminimalisir dampak banjir ke depan.












