Nusawarta.id, Maros — Dewan Pendidikan Kabupaten Maros merampungkan rangkaian Workshop Peningkatan Kapasitas Komite Sekolah di tiga zona wilayah Kabupaten Maros. Kegiatan yang berlangsung sejak 27 hingga 31 Agustus 2026 itu ditutup di Kecamatan Mandai, Senin (31/8/2026).
Program tersebut digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kapasitas komite sekolah dan madrasah di 14 kecamatan.
Dewan Pendidikan Maros membagi pelaksanaan kegiatan ke dalam tiga zona untuk memastikan pemerataan akses pembinaan. Zona pertama digelar di Kecamatan Cenrana pada Kamis (27/8/2026), dengan menjangkau sekolah di Kecamatan Bantimurung, Simbang, Cenrana, Camba, dan Mallawa.
Selanjutnya, zona tengah dilaksanakan di Kecamatan Turikale, Sabtu (29/8/2026), yang mencakup Turikale, Maros Baru, Lau, dan Bontoa. Kegiatan yang dipusatkan di Baruga Kantor Pemerintah Kabupaten Maros tersebut turut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros untuk menyampaikan materi strategis.
Sementara zona selatan menjadi titik penutup yang berlangsung di Kecamatan Mandai, Senin (31/8/2026). Zona ini mencakup Kecamatan Marusu, Mandai, Moncongloe, Tanralili, dan Tompobulu.
Kegiatan tersebut melibatkan kepala sekolah, pengurus komite sekolah, serta pengawas satuan pendidikan. Antusiasme peserta terlihat dari padatnya ruang pertemuan selama pelaksanaan workshop.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, Dr. Muhammad Nurjaya, mengatakan penguatan kapasitas komite sekolah merupakan bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan terhadap komite sekolah telah menjadi salah satu fokus Dewan Pendidikan Maros selama lima tahun terakhir.
“Ketika komite telah berdaya, maka sekolah akan mendapatkan imbasnya juga,” ujar Muhammad Nurjaya yang juga menjabat Wakil Rektor Universitas Muslim Maros (UMMA).
Ia menilai komite sekolah yang memiliki kapasitas dan kemandirian kelembagaan akan mampu menjalankan fungsi partisipasi masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan hingga menjangkau seluruh 14 kecamatan.
Ia menegaskan workshop tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang konsolidasi antara komite, kepala satuan pendidikan, dan pengawas untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Maros.
” Dewan Pendidikan Kabupaten Maros akan melaksanakan monev sebelum berakhirnya kepengurusan kami,” pungkas Ismail.












