Disdikbud HSU Pantau Sekolah Terdampak Banjir, Kegiatan Belajar Mengajar Dinilai Tetap Bisa Berjalan

  • Bagikan
SLB Negeri 1 Amuntai di Jalan Empu Jatmika, Kecamatan Amuntai Tengah termasuk sekolah terendam banjir di Hulu Sungai Utara. Disdik HSU yakin siswa masih bisa turun sekolah. (Foto: Radar Banjarmasin/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Amuntai – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sekolah-sekolah yang terdampak banjir di wilayah setempat. Hingga Minggu (4/1/2026), sejumlah sekolah masih dilaporkan tergenang air, meskipun secara umum kondisi mulai berangsur surut.

Sekretaris Disdikbud HSU, Husnul Fajeri, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan terakhir, kegiatan belajar mengajar (KBM) yang akan dimulai kembali setelah libur semester dinilai masih memungkinkan untuk dilaksanakan. Hal ini dengan mempertimbangkan kondisi genangan yang tidak semakin parah serta cuaca yang relatif membaik.

“Per hari ini, meskipun masih terdapat genangan di beberapa sekolah, proses belajar mengajar masih bisa dilakukan. Mudah-mudahan cuaca semakin membaik,” ujar Husnul Fajeri saat dikonfirmasi, mewakili Kepala Disdikbud HSU Rahman Heriadi.

Ia menjelaskan, puncak banjir terjadi saat para siswa masih menjalani masa libur sekolah, sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas pendidikan. Saat ini, genangan air di sejumlah wilayah mulai menurun dan diharapkan tidak kembali meningkat apabila tidak disertai hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati HSU Hadiri Doa Bersama Pengamanan Malam Tahun Baru 2026 di Polres HSU

“Apabila kondisi tetap seperti sekarang atau semakin membaik, siswa akan kembali bersekolah mulai besok. Namun, jika terjadi genangan yang lebih tinggi, kami akan mengambil kebijakan lanjutan, termasuk kemungkinan meliburkan sekolah yang terendam demi keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik,” jelasnya.

Disdikbud HSU juga memastikan bahwa sekolah-sekolah yang tidak terdampak banjir tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal pascalibur semester. Pihaknya meminta kepala sekolah untuk terus melaporkan kondisi di lapangan agar keputusan yang diambil sesuai dengan situasi terkini.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU, H Syamrani, menyampaikan bahwa luapan air sungai di sebagian wilayah, khususnya kawasan perkotaan Amuntai, mulai menyusut meskipun belum sepenuhnya kembali normal.

Baca Juga  Bupati HSU Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik Lewat Kerja Sama Ombudsman RI

“Rumah, fasilitas pendidikan dan pelayanan publik serta beberapa ruas jalan masih tergenang, seperti Jalan Abdul Ghani Majedi di Kelurahan Paliwara serta sebagian Jalan Palampitan di Kecamatan Amuntai Tengah,” ungkapnya.

BPBD HSU bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan untuk memastikan kondisi banjir tetap terkendali serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.

Baca Juga : Pemkab HSU Awali 2026 dengan Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Banjir

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama apabila curah hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah juga meminta warga segera melaporkan apabila terjadi kenaikan debit air atau kondisi darurat lainnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *