Nusawarta.id, Balangan – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Balangan menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut.
Sejumlah aparatur Kemenag Balangan turun langsung ke jalan membagikan masker kepada pengendara yang melintas di depan kantor Kemenag Balangan, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Balangan, Hj. Nahdiyatul Husna, didampingi Kasubbag Tata Usaha H. Harmainor serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Balangan
Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan selama kualitas udara terganggu akibat kabut asap.
Baca Juga : Piala Bupati Balangan Jadi Ajang Cetak Atlet Bulutangkis Potensial
Nahdiyatul Husna mengatakan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan.
“Kita ingin mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana untuk melindungi diri ketika harus beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya mereka yang memiliki aktivitas cukup tinggi di luar ruangan. Menurutnya, kondisi kabut asap perlu disikapi bersama dengan tetap menempatkan kesehatan sebagai prioritas.
“Kepedulian terhadap kesehatan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan saling mengingatkan agar tetap waspada selama kondisi kabut asap masih terjadi,” katanya.
Baca Juga : Bupati Balangan Berangkatkan 20 Santri Belajar ke Hadramaut
Aksi tersebut mendapat perhatian dari para pengendara yang menerima masker saat melintas. Selain memberikan perlindungan sederhana, kegiatan itu menjadi sarana Kemenag Balangan menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat.
Kemenag Balangan berharap kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga terus meningkat, terutama selama kondisi udara belum kembali normal.
Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap dampak kabut asap dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.












