Nusawarta.id, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan Junior Cyber Security Challenge pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini digelar sebagai upaya strategis untuk meningkatkan literasi dan kompetensi pelajar di bidang keamanan informasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap ancaman digital yang kian kompleks.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PUTR Kabupaten HSS ini dibuka secara resmi oleh Muhammad Noor, SP, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, yang mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, SE., S.Sos. Turut hadir pula Drs. Hendro Martono, MT, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten HSS, beserta jajaran terkait.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Bupati HSS menekankan pentingnya penguatan literasi digital di kalangan generasi muda. Ia menyebut bahwa perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat, membawa berbagai kemudahan sekaligus tantangan baru, terutama terkait keamanan siber. Ancaman seperti penyalahgunaan data pribadi, peretasan, dan penyebaran informasi palsu kini semakin marak dan dapat menimpa siapa saja, tanpa memandang usia.
“Oleh karena itu, kegiatan Junior Cyber Security Challenge ini memiliki makna yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya ingin menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia siber, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga keamanan di ruang digital,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Baca Juga : HSS Salurkan 67 Unit Rumah Sejahtera, Wujud Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dinas Kominfo Kabupaten HSS, Nani Yuniarty, S.STP., M.Sos, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti 42 peserta dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten HSS. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 11–12 November 2025, dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang kali ini mengusung tema inovasi dan edukasi digital bagi pelajar.
“Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara CSIRT Kabupaten HSS dan CSIRT Provinsi Bali, sebagai wujud kolaborasi dalam memperkuat pemahaman keamanan siber di kalangan generasi muda,” jelas Nani.
Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang teknologi dan keamanan informasi. Di antaranya:
- Dr. Amiruddin, S.Kom., M.T.I, Wakil Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara, yang membawakan materi tentang keamanan siber dan peluang pendidikan lanjutan di Politeknik Siber dan Sandi Negara.
- Nyoman Wahyu Permana, Career Training Manager Konsultan Visa, yang memberikan wawasan mengenai peluang pendidikan lanjutan dan karier IT siber di luar negeri.
- Tim Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, yang menyampaikan materi praktis seperti Linux Fundamental, Analisa Log, dan kompetisi Capture The Flag (CTF) sebagai pelatihan teknis dasar bagi peserta.
Baca Juga : Pemkab HSS Dukung Produktivitas Pertanian Melalui Bantuan Lantai Jemur Ke Kelompok Tani
Melalui Junior Cyber Security Challenge, Pemerintah Kabupaten HSS berharap dapat menumbuhkan generasi muda cerdas digital, beretika dalam bermedia, dan siap menjadi pelindung ruang siber bangsa. Kegiatan ini sekaligus membuka peluang bagi pelajar untuk melihat dunia IT dan keamanan informasi sebagai karier yang menjanjikan di masa depan. (Syairi/Red).












